oleh

Golkar Milenial Kota Bekasi Ajak Pemuda Berkreasi

KOTA BEKASI, Beritapublik.co.id – Banyak anak muda yang antipati dengan politik Bahkan mereka memandang negatif para politisi. Pasalnya kebanyakan politisi hanya menebar janji – janji namun sayangnya nihil akan realisasi. Berangkat dari situ Golkar Milenial Kota Bekasi tak ingin kaum muda terus memandang sebelah mata keberadaan partai politik.

Pelan-pelan Golkar Milenial Kota Bekasi ini merangkul generasi muda. Sasaranya, pelajar dan mahasiswa, Komunitas juga anak jalanan. hal tersebut dilakukan untuk meregenerasi kader Partai Golkar kedepan.

“Kita tak langsung mengiring mereka (generasi muda) terjun ke dunia politik. Tapi mengadakan sejumlah kegiatan, diantaranya pelatihan kepemimpinan, kegiatan even kreatif, komunitas dan lainnya,” ujar Koordinator Golkar Milenial Kota Bekasi, Syahrul Ramadhan kepada Beritapublik.co.id, Rabu (20/6).

Bukan itu saja, mengingat generasi muda tak lepas dengan gadget, pihaknya pun berusaha melakukan penggalangan via media sosial (medsos).

Untuk mewujudkan keinginan itu, Golkar Milenial Kota Bekasi pun berencana akan membuka posko Rumah Kaum Milenial. Di tempat tersebut lah nanti, kaum milenial bisa mengeksplorasi jati diri.

“Bagi mereka yang suka musik, kita siap menyalurkan bakat mereka, bagi mereka yang hobby mendaki gunung dan hobby lainnya kita siap salurkan dan fasilitasi,” Kata Pria yang juga Juru Bicara Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Bekasi ini.

Tujuan merangkul kaum muda, Kata Syahrul juga bertujuan agar mereka tak terjerumus ke hal-hal negatif. Ini solusi agar generasi muda ke depannya bisa berkiprah dalam pembangunan hususnya di Kota Bekasi.

Setelah mendapatkan ilmu di Rumah Kaum Milenial, generasi muda secara pelan-pelan diberikan masukan soal politik. Pihaknya yakin dengan pola ini bisa merangkul sedikitnya 20 persen generasi muda yang masuk pemilih untuk setiap pesta demokrasi.

BACA JUGA :  Beredarnya Spanduk Pasangan Karna - Tarsono di Anggap Dahului Keputusan Partai

Ia berharap kaum muda bisa menjadi generasi lebih aktif.

“Mereka wajib tahu tentang Pemilihan Umum (Pemilu). seputar politik. Sebab generasi muda termasuk pemilih potensial, dan generasi penerus,” ungkapnya. (Ben/Luk)