oleh

Pemerintah Kota Bekasi Diminta Perhatikan Kebutuhan Tim Medis di Rumah Sakit Rujukan COVID-19

KOTA BEKASI, Beritapublik.co.id – Direktur Utama Rumah Sakit Ananda Bekasi, Titi Masrifahati meminta Satuan Gugus Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Kota Bekasi, meningkatkan responsibility dan reaksi cepat guna menanggapi informasi dan permintaan bantuan dari rumah sakit rujukan dan masyarakat umum.

Titi meminta kepada Pemerintah Kota Bekasi, untuk memperhatikan kebutuhan tim medis di seluruh Rumah Sakit yang menjadi rujukan penanganan COVID-19.

Menurut wanita yang akrab disapa Titi ini, beberapa rumah sakit rujukan mengalami keterbatasan Alat Perlengkapan Diri (APD), sehingga membutuhkan bantuan dari pemerintah maupun pihak lainnya.

“Untuk pemerintah kami minta disupport APD. Sekarang sudah ada pihak swasta yang memberi bantuan, ini sangat berarti, pasalnya hal ini menyangkut safety petugas,” kata Titi.

Dijelaskan Titi, Kota Bekasi sudah dicap sebagai zona merah melalui wabah corona sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Sehingga, tim yang dibentuk oleh Pemerintah Kota Bekasi wajib merespon segala kejadian terkait pencegahan maupun penanganan COVID-19.

 

“Perhatian sistem tanggap darurat Tim COVID-19 terus ditingkatkan, sehingga tanggungjawab terhadap permasalahan ini cepat. Apalagi, dengan status KLB ini, bisa saja terjadi eskalasi yang mendadak, sehingga dapat ditangani dengan baik,” ujar Titi Jumat (27/3), di RS Ananda, Jl Sultan Agung No 173, Medan Satria, Kota Bekasi.

 

Titi menegaskan, penyebaran Virus Corona, terus meningkat seiring dengan banyaknya jumlah warga yang terkonfirmasi. Ia meminta, masyarakat mengikuti anjuran pemerintah untuk menjaga diri agar tidak tertular COVID-19.

“Masyarakat tidak boleh mengabaikan, kami harus memberikan edukasi bagi masyarakat, agar bisa di rumah, sehingga mereka memahami terkait COVID-19 dan jangan pernah mengucilkan warga yang berstatus ODP, PDP. Tak hanya itu, masyarakat juga diminta tidak mengucilkan petugas medis yang bekerja,” pungkasnya. (Nia/Len)

BACA JUGA :  Dema Uin Jakarta Mendesak Para Elit Politik Hentikan Ego Sektoral

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed