KOTA BEKASI – Komandan Distrik Militer (Kodim) 0507 Kota Bekasi, Wawan Kusnendar menginstruksikan seluruh jajaran Koramil diwilayah Kodim 0507 Kota Bekasi untuk melaksanakan pemutaran film ‘G 30 S’ bersama masyarakat sesuai dengan perintah panglima TNI angkatan darat Gatot Nurmanto.
“Nonbar ini diadakan oleh aparat kewilayahan sesuai dengan garis komando, kita hanya menjalankan saja,” kata Wawan Kusnendar, Dandim 0507 Kota Bekasi melalui pesan singkatnya, Selasa (26/9).
Pihaknya menghimbau agar pemutaran film G30S/PKI bisa menjadi pembelajaran terkait tindakan makar yang pernah dilakukan oleh salah satu Partai Komunis di Indonesia. Bukannya justru disimbolkan sebagai wujud ajakan dari pihak TNI terhadap masyarakat.
“Kalau kita kan tujuannya untuk memahami sejarah, bahwa PKI itu pernah ada untuk melakukan makar, itu aja. Kita berikan gambaran kepada masyarakat bahwa telah terjadi pemberontakan yang dinamakan ‘G 30 S’ dimana korbannya itu juga para jenderal Angkatan Darat,” ujarnya.
Sejarah itu menjadi bagian yang tidak dapat terpisahkan dari bangsa Indonesia oleh karena itu kita adakan nonbar ini.
Kehadiran PKI bertentangan dengan Pancasila dan Ideologi NKRI, tentunya diharapkan dengan adanya pemutaran film ini masyarakat menjadi tau sehingga paham atau ideologi yang bertentangan dengan dasar negara kesatuan Republik Indonesia dapat diantisipasi.
Dari hasil pemberontakan PKI itu dapat merugikan negara dan semuanya sehingga perlu masyarakat mengantisipasi dan waspada agar tidak masuk paham – paham tersebut. Tambahnya.
Lebih lanjut dia berpesan untuk warga Kota Bekasi, kita jangan melupakan sejarah, tetap waspada karena musuh ada dimana mana sehingga paham paham yang bertentangan dengan ideologi negara tidak mudah masuk. Tambahnya. (Nil)









