KOTA BEKASI – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bhayangkara, Tjandra Tjipto Ningrum, mengatakan jika kabar adanya agenda diskusi publik yang mengangkat Tema “Hoax Atau No Hoax Ijazah Palsu Wali Kota Bekasi” yang direncanakan berlangsung pada Minggu, 10 Desember 2017 di Aula sumarecon Universitas Bayangkara Jakarta Raya, merupakan kabar Hoax atau bohong.” Tidak ada acara itu, informasi itu Hoax,” katanya kepada awak media, Senin (27/11).
Dirinya mengungkapkan akan menjamin jika tidak akan ada acara diskusi yang dimaksud diatas.
“Saya yang akan menjamin akan ada pembubaran paksa kalau itu beneran terjadi. Dan saya tekankan. Forum diskusi mahasiswa S2 bukan merupakan organisasi resmi yang disahkan universitas,” tegasnya.
Dirinya juga menegaskan segera melaporkan pihak yang tidak bertanggung jawab atas penyebaran broadcast Hoax.
“Kita kecam, dan cari tahu, serta melaporkan kepihak kepolisian. Karena sudah membawa nama lembaga kampus,” kecamnya.
Senada, Kepala Bagian (Kabag) Kemahasiswaan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Maulana SH, MH menegaskan jika kabar tersebut tidaklah benar.
“Tidak ada itu, tidak benar. Pihak Universitas berlaku netral. Jadi tidak akan mengijinkan acara seperti itu,” tegasnya.
Selaras dengan itu, Adien pengurus sekaligus Humas Ikatan Wartawan Online (Iwo) Kota Bekasi membenarkan bahwa tidak pernah ada kabar untuk kegiatan yang akan dilaksanakan. Jika memang ada kegiatan pasti jauh – hari Humas Iwo Kota Bekasi sudah mendapati kabar, karena bicara kewilayahan dan ketempatan.
“Toh jika ada agenda Iwo Jabar pastinya akan melakukan komunikasi terlebih dahulu dengan Iwo yang ketempatan, jadi jelas itu info Hoax,” tegasnya. (Nil)









