Wawali Sampaikan Nota Keuangan Rancangan Perubahan APBD Kota Bekasi TA 2018

Wawali Sampaikan Nota Keuangan Rancangan Perubahan APBD Kota Bekasi TA 2018

KOTA BEKASI – Wakil Wali Kota Bekasi, Dr.Tri Adhianto menyampaikan Nota Keuangan Rancangan Perubahan Pendapatan dan belanja Daerah TA 2018 pada rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi yang dilaksanakan di Kantor DPRD Kota Bekasi, Kamis (4/10).

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD H. Tumai, SE, tiga orang Wakil Ketua DPRD yaitu H. Edi, S.Sos. I, Drs. H. Heri Koswara, MA, Irman Firmansyah, SH, MH, turut hadir dari jajaran eksekutif Pj.Sekretaris Daerah, Para Staff Ahli, Para Asda, Pejabat Eselon II, III dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi serta para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Wakil Wali Kota bekasi, Tri Adhianto menyampaikan latar belakang perubahan APBD TA 2018 seperti asumsi sisa lebih perhitungan anggaran (silpa) tahun 2018, adanya pergeseran belanja program kegiatan adanya koreksi bantuan keuangan dari pemprov DKI jakarta.

“Sementara berkaitan dengan kebijakan umum perubahan APBD dan prioritas dan platfon anggaran sementara perubahan APBD TA 2018 secara umum belanja diarahkan antaralain untuk peningkatan pelayanan dasar pendidikan, kesehatan, fasos fasum yang layak, mengatasi kemacetan dan antisipasi banjir, perhitungan ulang atas kebutuhan anggaran gaji dan tunjangan PNS serta pengalokasian anggaran belanja operasional sekolah yang bersumber dari dana Bos Pemerintah Pusat,” jelas Wakil Wali Kota.

Selain itu, wakil walikota bekasi juga memaparkan mengenai gambaran singkat dari nota keuangan perubahan APBD TA 2018 dimana pendapatan ditargetkan 5.12 Triliyun Rupiah lebih yang berkurang sebesar 258,39 Miliyar Rupiah lebih dari anggaran sebelumnya 5,38 Trilyun rupiah lebih terdiri dari PAD ditargetkan 2,28 Triliyun berkurang sebesr 150,12 Miliyar rupiah dari targetkan 2,43 Triliyun rupiah lebih, Dana perimbangan ditargetkan sebeaar 1,68 Triliyun Rupiah lebih bertambah 1.94 Mliliyar dari target 1, 67 Triliyun. Lain lain pendapatan daerah yang sah ditargetkan sebesr 1.166 Triliyun rupiah lebih mengalami penurunan sebesar 110, 21 Miliyar dari target seblaumnya sebsar 1,276 Triliyun.

Dirinya menyampaikan terimakasih kepada badan anggaran DPRD atas pemikiran, dedikasi, kerjasama, dan kearifannya dalam menyelesaikan kebijakan umum perubahan APBD prioritas, serta platform anggaran sementara.

“Sehingga kerjasama dengan badan anggaran DPRD bisa terus ditingkatkan, mengingat waktu yang tersisa hanya dua bulan,” Ungkapnya. (Adv)

Tags: ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.