KOTA BEKASI – Untuk memastikan sistem penerapan ganjil genap berjalan semestinya, Kapolri Tito Karnavian Tinjau langsung Penerapan Ganjil – Genap di Bekasi.
Hari pertama diberlakukannya kebijakan Ganjil-Genap di Bekasi, khusus kendaraan berplat angka terakhir genap bisa masuk pintu Tol Bekasi Barat I dan II serta Tol Bekasi Timur untuk ke arah Jakarta. Bergantian untuk esok, khusus mobil kendaraan berplat ganjil bisa lewat.
Pembatasan masuk tol Bekasi Barat dan Tol Bekasi Timur dari pukul 06.00-09.00 wib, khusus pengguna kendaraan pribadi, Kendaraan golongan III, IV dan V.
Walaupun mulai berlaku hingga seterusnya kecuali hari libur, Tito menjelaskan awal penerapan kebijakan tidak ada sanksi tapi masih mengedepankan imbauan kepada warga untuk menaatinya.
“Dari laporan Kakorlatas, penerapan ganjil-genap di hari pertama, warga bisa mengikuti arahan petugas untuk beralih ke jalur lain atau menggunakan transportasi umum. Jadi tidak ada penindakan dilapangan,” kata Kapolri Tito Karnavian, saat tinjau langsung Penerapan Ganjil – Genap di Bekasi, Senin (12/3).
Menteri Perhubungan Budi Karya mengatakan digulirkannya kebijakan ini untuk mengurangi kemacetan di Tol Jakarta – Cikampek dan jika berhasil daerah lain juga bisa diterapkan. Selain itu agar program strategis nasional seperti LRT dan Kereta Api cepat bisa dikebut pengerjaannya hingga 2019.
“Kalau sudah bisa berjalan lancar penerapannya, sistem ini juga dapat diterapkan disejumlah daerah yang memiliki tol. Kami butuh 7 bulan untuk mempersiapkannya dan muncul kebijakan ini agar dampak kemacetan berkurang dan LRT bisa cepat dikerjakan,” kata Budi Karya.
Plh Wali Kota Bekasi, Sekretaris Daerah, Rayendra mengimbau warga Kota Bekasi bisa mendukung kebijakan nasional ini. Terlebih pihaknya bersama stakeholder yang ada sudah berkoordinasi intens menyukseskan kebijakan ganjil genap di Kota Bekasi.
“Dishub dan Polres Metro Bekasi Kota sudah persiapkan jalur alternatif pergerakan kendaraan pribadi yang dilarang masuk tol karena kebijakan ini,” kata Rayendra.
Kadishub Kota Bekasi, Yayan Yuliana mengatakan pihaknya mempersiapkan jalur alternatif di Kota Bekasi menuju Jakarta dengan menempatkan ratusan personil.
“Memang sebelumnya sudah diplot di jalur. Karena kebijakan ini jadi personil di tambah. 3 pintu tol sekitar masing-masing 10 butir dishub dan 150 lainnya di plot dijalur arteri. Hari ini kami terima laporan jalur masih relatif lancar,” ungkapnya. (Ben)









