oleh

PDIP – Golkar Usung M2 Aisyah ?

KOTA BEKASI – Konstalasi Pilkada Kota Bekasi sepertinya akan berubah seiring kemungkinan besar Mochtar Mohamad akan mendapat rekomendasi oleh DPP PDI Perjuangan untuk maju sebagai calon Wali Kota Bekasi pada Pilkada 2018 mendatang.

Begitupun dengan koalisi yang akan dibangun PDIP – Golkar pada Pilkada mendatang. Secara otomatis, jika koalisi dua partai itu terjadi, maka kemungkinan besar Golkar akan merekomendasi calon Wakil Wali Kota untuk mendampingi Mochtar Mohamad. Nama yang diprediksi muncul ialah Ketua Komisi IV DPRD Jawa Barat, Siti Aisyah.

Sementara, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi yang merupakan Ketua DPD Golkar juga calon petahana mulai terancam tidak direkom partai. Jika PDIP – Golkar berkoalisi pada perhelatan pesta demokrasi daerah lima tahunan tersebut.

“Koalisi PDIP dan GOLKAR pasangan Mochtar Mohamad dan Siti Aisyah lebih mungkin terjadi, dibandingkan dengan Rahmat Effendi dengan calon PDIP. Apalagi, Mochtar Mohamad yang sudah mendapat rekomendasi dari DPP, tidak mungkin Mochtar berpasangan dengan Rahmat Effendi,” Kata Pengamat Politik dan Praktisi Pilkada, Jiwang Jiputro melalui pesan tertulisnya pada, Selasa (27/9).

Lanjutnya, koalisi PDIP dan Golkar berpeluang besar terjadi mengingat konstalasi dipusat memiliki kepentingan di Pilpres 2019.” Komunikasi PDIP dan Golkar kian intens. Apalagi, kedua partai itu sama sama meliki kepentingan di Pilpres yaitu memenangkan Jokowi,” tuturnya.

Dilain pihak, Mantan Wali Kota Bekasi, Mochtar Mohamad mengaku telah mendapat rekomendasi oleh DPP. Tinggal menentukan pendampingnya pada Pilkada Kota Bekasi 2018 mendatang,” Ada beberapa nama yang sudah melakukan komunikasi dengan saya. Ada Pak Heri Koeswara, Siti Aisyah, dan Lucky Hakim,” ujarnya.

Dirinya menuturkan masih belum menentukan pilihan siapa yang mendampinginya pada Pilkada mendatang. Namun, diakuinya nama Siti Aisyah masuk dalam bidikan jika PDIP berkoalisi dengan Golkar,” Saya masih menunggu keputusan DPP. Saat ini saya sudah mulai penjajakan dengan sejumlah partai baik ditingkat pusat ataupun Kota Bekasi. Ya, mungkin Oktober atau November pasangan sudah bisa deklarasi,” tuturnya.

BACA JUGA :  Reses DPRD Kota Bekasi, Ahmadi Diapresiasi Warga RW 012

Dilain pihak, Siti Aisyah mengungkapkan masih menunggu keputusan DPP terkait rekomendasi. Sehingga, belum dapat menentukan sikap politiknya,” Jika DPP mengintruksikan saya siap. Saya mengikuti perintah dan keputusan partai,” tandasnya.

News Feed