KOTA BEKASI – Sosialisasi Percepatan Pencairan Program Indonesia Pintar berlangsung di halaman SDN IX dan XIII Bekasi Jaya pada, Kamis (19/10).
“Kota Bekasi mendapatkan Kartu Indonesia Pintar untuk tingkat SMP 13.393 siswa sedangkan SD 29.705 siswa yang kebetulan di wilayah Bekasi mendapatkan sekitar 3000 siswa yang mendapatkan Kartu Indonesia Pintar,” kata Ali Fauzie Kepala dinas Pendidikan Kota Bekasi (Kadisdik) saat ditemui dilokasi.
Sambung Ali, program KIP ini bukan untuk kepentingan siswa saja dan bukan juga untuk biaya kegiatan operasional sekolah, namun dana tersebut semata mata untuk kepentingan siswa yang nantinya bisa untuk membeli tas, baju, sepatu dan lain sebagainya.
Karena untuk dana operasional sekolah lanjut Ali, sudah diberikan oleh pemerintah pusat lewat dana bantuan operasional sekolah (BOS). Kota Bekasi sendiri juga tidak kalah, sudah memperhatikan juga kepentingan operasional sekolah dilingkungan pemerintah kota Bekasi yang disebut dengan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda).
“Oleh karena itu sekolah di kota Bekasi baik SD maupun SMP mendapati bantuan dari dua sumber sehingga sekolah tidak dipungut biaya,” terangnya.
Dan bukan hanya sampai disitu, adalagi soal dana kepentingan buku kurikulum 2013. Menurut Ali sekolah sudah menyiapkan buku buku kepentingan untuk anak didik yang sifatnya dipinjamkan oleh sekolah dan bukan dimiliki, oleh karenanya Kadisdik meminta agar dijaga dan dirawat baik baik buku buku pinjaman tersebut, agar nanti saat naik kelas bukunya dikembalikan untuk dipakai oleh adik adik kelas berikutnya.
Kadisdik juga mendapatkan informasi lewat group WhatsApp kepada bapak Walikota, bahkan kepada dirinya selaku kepala dinas, kepada UPTD Sekolah bahwa ada keluhan orang tua murid yang belum mendapatkan buku, kata Ali, ini berproses dan mudah mudahan kepala sekolah melalui kesempatan ini mengimbau kepada para UPTD, kepala sekolah untuk segera menyiapkan membeli buku buku siswa, jadi bukan siswa yang membeli buku akan tetapi sekolah yang membeli buku untuk kepentingan anak didik kita.
Kadisdik juga berharap melalui program Kartu Indonesia Pintar, program wajib belajar 12 tahun di kota Bekasi berjalan dengan baik dan juga berharap kepada seluruh masyarakat di kota Bekasi dengan jumlah siswa 254.000 lebih siswa SD dan 164.000 siswa SMP bisa terlayani semua dengan baik.
Ali menambahkan sekalipun biaya sekolah gratis akan tetapi Ali berharap kepada masyarakat harua punya rasa kepedulian kepada lingkungan sekolah, karena pendidikan itu bukan hanya diserahkan kepada guru guru yang ada di sekolah saja, tetapi juga guru guru tersebut harus dibantu dan Ali juga berpesan kepada kepada para guru agar melayani anak didik dengan.
Ali Fauzie mengucapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh UPTD Bekasi Timur dan khususnya Kepala Sekolah SDN Bekasijaya IX sehingga acara ini bisa terselenggara dengan baik.i
Hadir dalam kegiatan, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) kota Bekasi Ali Fauzie, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dinas Pendidikan kota Bekasi Krisman Irwandi, Kepala UPTD Sekolah Dasar Wilayah Bekasi Timur Nachrowi, Kepala Cabang Bank BRI kota Bekasi Ahmad Faisal. (Nil)









