oleh

Ironis! Walau Sudah Membayar Iuaran, Sampah Tetap Menumpuk Di Selokan

KOTA BEKASI – DINAS Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi mendapat tamparan keras dari prilaku kinerja bagian pengelolaan sampah UPTD Kebersihan Kecamatan Bekasi Selatan yang dinilai oleh warga Jl. Veteran Kelurahan Margajaya Kota Bekasi terkait numpuknya sampah disebuah saluran pembuangan air (selokan).

Warga berinisial (SY) yang juga salah satu pemilik usaha dilokasi adanya tumpukan sampah setempat mengatakan, bahwa sampah itu sudah hampir ada satu bulan tidak ada penjaga kebersihan yang memperhatikannya.

“Bayangkan, saya sedang menjalani usaha dengan melihat pemandangan dan mencium aroma tidak sedap didepan toko saya dengan sampah yang menumpuk dan berwana hitam pekat diselokan,” kata SY salah satu pemilik usaha dilokasi tumpukan sampah, Rabu (25/10).

Keluhan ini ternyata tidak hanya terlontar keluar dari mulut (SY) saja, namun teman – teman pemilik usaha sebelahnya juga beranggapan sama bahwa memang sudah satu bulan tidak ada satupun petugas kebersihan sekitar lingkungan yang menoleh sampah tersebut.

“Bayangkan, padahal kami sudah rutin membayar iuran per – bulannya kepada petugas kebersihan setempat sebesar Rp 15.000 ribu rupiah,” cetusnya.

“Ingat, bukan masalah iurannya yang kami pertanyakan, tapi dimanakah rasa tanggung jawab petugas kebersihan setempat dalam mengelola sampah sekitar lingkungan,” pungkasnya.

Sekedar diketahui belum lama kepala dinas lingkungan hidup Kota Bekasi, Jumhana Lutfi, mendapati undangan khusus ke Korea dengan bangganya bicarakan tentang kebersihan di Kota Bekasi.(Nil)

BACA JUGA :  Komisi I DPRD Kota Bekasi Tuding Amdal Mall Blu Plaza Bodong

News Feed