oleh

Pengusungan Adhy Firdaus Saady Bakal Calon Wakil Wali Kota Bekasi Terancam?

KOTA BEKASI – Sebanyak 12 PAC Gerindra Kota Bekasi secara mengejutkan menolak Adhy Firdaus Saady sebagai bakal calon wakil wali kota Bekasi. Pasalnya, Adhy dinilai telah abai dengan tidak melakukan upaya pendekatan kepada Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Kota Bekasi. Penolakan itu berupa desakan kepada DPP Gerindra untuk mencabut rekomendasi Adhy.

Sekretaris DPC Gerindra Kota Bekasi David Taga mengungakpkan, 12 PAC telah melayangkan surat permohonan kepada DPP Gerindra.

“Hari ini (kemarin, Red) sudah diberikan kepada DPP Gerindra,” ujar David, Rabu (7/2).

David menjelaskan, DPP Gerindra diminta agar langsung bereaksi dengan menindaklanjuti surat pernyataan ini. Pasalnya, Adhy selama ini tidak pernah mendekati struktural DPC Gerindra. Apalagi, kata David, Adhy tidak pernah berkontribusi untuk pembangunan kerja Gerindra. Padahal, Adhy sendiri notabene diusung Gerindra.

Menurutnya, Adhy tidak berupaya memperbaiki komunikasi setelah mengetahui situasi krusial tersebut. Ditambah, Adhy tidak pernah merespon setiap kegiatan partai yang dilaksanakan oleh DPC Gerindra Kota Bekasi.

“Bahwa, yang bersangkutan abstain dalam acara penting yang diadakan DPC Gerindra Kota Bekasi,” tegas dia.

Bahkan, DPC Gerindra Kota Bekasi mendorong DPP Gerindra untuk mengganti pencalonan Adhy. Terdapat dua nama yang diajukan. Di antaranya mantan Juru Bicara Anies Baswedan-Sandiaga Uno, Anggawira. Kemudian disusul Ketua DPC Gerindra Kota Bekasi Ibnu Hajar Tanjung.

Penggantian itu, kata dia, bersifat menandak. Pasalnya, Adhy tidak memberikan jaminan terhadap DPC Gerindra untuk bergerak memenangkan Pilwali Bekasi 2018.

“Usulan penggantian calon juga sudah disampaikan kepada DPP Gerindra,” ungkap David.

David menambahkan, DPP Gerindra diminta agar segera mengambil keputusan terbaik berupa evaluasi maupun teguran.

“Bila perlu pembatalan rekomendasi kepada Adhy,” katanya.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Paparkan Tantangan Terbesar Kota Bekasi

Terpisah, Anggawira mengaku siap jika rekomendasi berubah ke dirinya. Namun demikian, dirinya tak ingin berpolemik dalam situasi ini.

“Saya gak mau nanti dianggap ikut menunggangi masalah ini. Saya positif saja. Saya samina wa atana untuk mengikuti prosedur yang ada,” terang dia.

Namun demikian Anggawira menyayangkan sikap Adhy yang tak mencermati isu miring dirinya.

“Saya hanya meminta saudara Adhy mencermati hal ini dan mengklarifikasi isu yang beredar,” tutupnya. Nil

News Feed