oleh

Sering Kali Terdampak Banjir, Forum RW Kayuringan Melakukan Penolakan

KOTA BEKASI, Beritapublik.co.id – Forum Warga Kayuringin Jaya keluhkan proyek Duplikasi Crossing Tol Becakayu dan pembuangan air ke kali Bekasi atau Rawatembaga yang akibatkan wilayahnya terdampak banjir.

Salah satu pengurus Forum RW BSK Kayuringin Jaya, Nana Supriatna mengatakan, Proyek Duplikasi Crossing Tol dan Tarum Barat dapat menyebabkan terjadinya banjir lebih parah di kawasan permukiman 10 RW di wilayah BSK Kayuringin Jaya.

“Selama ini Kayuringin Jaya selalu kebanjiran dengan ketinggian genangan air sekitar 1.5 meter sampai 2 meter, oleh sebab itu Forum warga Kayuringin Jaya menolak pembuangan air ke kali Bekasi atau Rawatembaga,” terangnya, Kamis (28/10).

Nana mengungkapkan bahwa, pembangunan proyek tersebut hanya memberi solusi kepada masyarakat yang ada di wilayah Selatan, namun belum memberikan solusi konkrit untuk wilayah Utara atau Kayuringin Jaya.

Secara implisit, lanjutnya warga tidak menolak proyek yang dibangun oleh Pemerintah, tetapi yang ditolak oleh Warga adalah penyaluran air buangannya ke kali alam yaitu kali Bumi Satria Kencana (BSK/Rawa Tembaga).

Semestinya kata Nana, dalam pelaksanaanya tetap harus merujuk kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku termasuk tidak terbatas kepada peraturan yang sudah diterbitkan oleh Walikota Bekasi dan ketentuan dari AMDALnya.

“agar tidak terkesan pembangunan proyek yang dilakukan pemerintah daerah/pusat cenderung dipaksakan dan hanya memindahkan banjir dari satu tempat ke tempat lain,” pungkasnya (Ndi/Nia).

BACA JUGA :  Rotasi Mutasi Pejabat Pemkot, Tri Lantik 16 Esselon II

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed