oleh

Pengenalan Alkitab, KPA PGIS Adakan Lomba Story Telling

KOTA BEKASI, Beritapublik.co.id – Berbagai kategori digelar dalam rangka Bulan Oikumene Antar Sinodal (BOAS) ke III yang diselenggarakan KPA PGIS Kota Bekasi. Salah satunya lomba story telling dan Sejarah Perjuangan, Budaya kota Bekasi, di Gereja Toraja Galaxy Bekasi Selatan Kota Bekasi, Sabtu (19/10).

Story telling yang diperlombakan bertemakan Alkitab, Sejarah Budaya dan Perjuangan Kota Bekasi untuk anak anak sekolah Minggu PGIS kota Bekasi yang terdiri dari bermacam suku dan Budaya.

Kegiatan ini sebagai bentuk pengenalan Alkitab Sejarah Perjuangan dan Budaya Kota Bekasi kepada anak-anak sekolah Minggu sebagai generasi muda, generasi penerus mengenai berbagai hal, juga tempat yang ada di kota ini.

“Kita ingin mengenalkan pada anak-anak usia remaja dan anak anak sekolah Minggu PGIS agar paham sejarah Kota Bekasi. Kali Bekasi seperti apa, Beberapa Jalan di Bekasi, seperti KH Noer Ali bagaimana dulunya?, dan banyak lagi seperti makanan khas Daerah Bekasi.” ujar Pdt Saud Sigalingging dalam sambutannya.

“Pemenang kompetisi ini dinilai dari kecakapan berbahasa, kemampuan berinteraksi dengan audiens, intisari cerita dan penggunaan bahan ramah lingkungan sebagai properti peserta,” bebernya.

Ditempat bersamaan, Ketua FKUB Kota Bekasi, Abdul Manan mengatakan, sangat mengapresiasi PGIS Kota Bekasi, dapat mempersatukan gereja – gereja di kota Bekasi sehingga anak – anak generasi penerus bangsa kita ini tampil berkompetisi.

“Selamat bertanding buat anak anak semuanya, jadikanlah momen ini sebagai kebersamaan merajut cinta akan budaya kota Bekasi. Anak – anak inilah estafet penerus untuk organisasi, dan juga kepemimpinan dalam pemerintahan kelak,” tuturnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Panitia Lomba, Masnah Silaban yang mengatakan lomba story telling tidak hanya sekedar mengenalkan Alkitab saja.

BACA JUGA :  Jaksa Tegaskan Penetapan Tersangka Johny G Plate Murni Penegakan Hukum

“Tetapi juga sebagai wahana bagi peserta anak – anak sekolah Minggu dalam mengekspresikan dan mengaktualisasikan kemampuan mental dalam cerita rakyat serta meningkatkan kecintaan mereka terhadap sejarah dan budaya juga perjuangan Kota Bekasi,” tandasnya.(Ndi/Rs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed