oleh

LAFADZ NC Dorong Pemerintah Reformulasi Kebijakan Keagamaan, Pasca Insiden GMS Bantul

JAKARTA, Beritapublik.co.id – Direktur Eksekutif Lafadz Nusantara Center (LNC), Deni Iskandar, mengaku prihatin atas tindakan pembubaran ibadah terhadap jemaat Gereja Misi Sejahtera (GMS) di Bantul, Jawa Tengah, yang diduga disertai kekerasan verbal maupun nonverbal.

Mahasiswa Magister Studi Agama-Agama UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu meminta seluruh pihak, mulai dari pemerintah hingga aparat keamanan, agar tidak menutup mata terhadap berbagai kasus intoleransi yang dinilai masih kerap terjadi di Indonesia.

“Lafadz Nusantara Center sangat menyayangkan adanya kejadian pembubaran ibadah tersebut. Kami meminta seluruh pihak dan stakeholder, terutama pemerintah dan aparat keamanan, agar tidak menutup mata terhadap persoalan seperti ini,” kata Deni Iskandar dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/09).

Deni menegaskan, pemerintah dan aparat keamanan harus segera mengambil langkah tegas dengan mengusut tuntas kasus tersebut, termasuk menangkap pihak-pihak yang diduga menjadi provokator di balik insiden tersebut.

“Pemerintah dan aparat keamanan harus segera mengambil langkah tegas, mengusut tuntas, dan menangkap seluruh pihak yang diduga menjadi provokator dalam kejadian ini,” katanya.

Selain penegakan hukum, Lafadz NC juga mendorong pemerintah untuk segera melakukan reformulasi kebijakan dan regulasi terkait kehidupan umat beragama di Indonesia agar lebih berkeadilan dan mampu melindungi seluruh warga negara tanpa adanya diskriminasi.

“Jika kita melihat regulasi yang ada saat ini, kebijakan mengenai kehidupan umat beragama di Indonesia masih terlihat timpang dan dalam banyak kasus cenderung menekan kelompok minoritas,” terang Deni.

“Oleh karena itu, kami mendorong pemerintah, baik di tingkat eksekutif terutama Kementerian Agama dan DPR untuk segera merancang aturan yang jelas, dan memformat ulang kebijakan kehidupan umat beragama di Indonesia agar lebih berkeadilan dan menjamin kebebasan beragama bagi seluruh masyarakat,” ungkapnya. (Ndi/Md)

BACA JUGA :  Melalui Program CSR, BBWM Dukung Program Penurunan Stunting

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed