oleh

Pemkot Bekasi Dianggap Omon – Omon, Ratusan Tenaga Honorer Geruduk DPRD

KOTA BEKASI, Beritapublik.co.id – Dianggap Omon – Omon (Omongan belaka) Ratusan tenaga honorer murni geruduk kantor DPRD Kota Bekasi, Kamis (6/11).

Pasalnya, pengangkatan 296 tenaga honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu yang sebelumnya telah dituangkan dalam kesepakatan dinilai hanyalah omon-omon.

Dari pantauan dilapangan, masa aksi membawa beragam poster dan berbagai kekecewaan dituangkan seperti “Hargai Pengabdian Kami, Honor Murni Kerja Maksimal Status Minimal, Pengabdian Nyata !!!, Hargai Segera !!!, Angkat PPPK Paruh Waktu Bukan Omong Belaka (Omah – omon)” hingga “Honorer juga Manusia Butuh Kepastian, Kami Mengajar Dengan Hati Tapi dibalas Ingkar Janji “, serta ” Kerjaan Banyak Status Ngak Jelas”.

Tak lama melakukan orasi, perwakilan masa aksi kemudian diterima DPRD Kota Bekasi turut hadir Wakil Pimpinan Faisal, Anggota Komisi I Rizki Topananda, Sarwin Edi Saputra dan Anggota Komisi IV, Ahmadi dan Wildan.

Setelah pertemuan dengan DPRD, Koordinator masa aksi, Agil Adam menyampaikan isi dalam pertemuannya dengan anggota DPRD, disepakati bahwa DPRD berjanji akan memfasilitasi dan mendampingi para tenaga honorer untuk audensi dengan Walikota Bekasi.

“Kesepakatan tadi, kita nanti akan audensi bersama dengan Wali Kota, untuk waktu kapan bertemunya, kita menunggu kabar dari Legislatif (DPRD),” kata Agil.

Kemudian, dalam pertemuan tadi, Agil juga menceritakan, anggota DPRD juga sangat kecewa dengan pernyataan yang disampaikan oleh pihak Walikota Bekasi yang belum mengusulkan 296 tenaga honorer murni.

Padahal pada tanggal 15 Oktober 2025, Komisi I, Komisi IV bersama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) dan BKSDM Kota Bekasi telah sepakat akan mengusulkan 296 tenaga honorer menjadi PPPK paruh waktu.

“Cukup Kecewa dengan statement pihak Walikota Bekasi, sampai saat ini belum mengusulkan, padahal tanggal 15 Oktober 2025 itu, kita sudah sepakat bahwasanya pihak BKSDM dan pihak Dinas Pendidikan dengan DPRD bakal mengajukan data kembali,” ungkapnya saat menceritakan hasil pertemuan.(Ndi/Af)

BACA JUGA :  Rapat Komisi III: Sodikin Usulkan Kenaikan NJOP Mesti Melalui Kajian

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed