oleh

Kemensos Bagikan langsung Bantuan Non Tunai Kepada Warga Bekasi

BEKASI – Direktur Jendral Perlindungan dan Jaminan Sosial pada Kementrian Sosial RI, memberikan bantuan non tunai sebanyak 532 kepada penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di wilayah Cikarang Timur- Kabupaten Bekasi di Aula Wibawa Mukti Komplek Perkantoran Pemkab Bekasi, Jumat (11/8).

Kegiatan tersebut, untuk memberikan penyaluran bantuan sosial (Bansos) non tunai PKH oleh Kementrian Sosial. Dimana, Bank BNI sebagai salah satu bank Himbara yang dipercaya untuk bekerjasama menyalurkannya.

Dalam acara itu, turut hadir Wakil Bupati Bekasi, Eka Supriaatmaja, Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Uju, dan jajaran Muspida Kabupaten Bekasi.

Direktur Jendral Perlindungan dan Jaminan Sosial, Kementrian Sosial, Harry Hikmat mengatakan, bantuan yang diberikan pemerintah pusat melalui Kementrian Sosial ini, diharapkan mampu membantu masyarakat yang ada di Kabupaten Bekasi. Dimana, jumlah penerima PKH di Kabupaten Bekasi sekitar 29 ribu lebih.

Pada penyaluran tahap ketiga ini, kata Harry, terbilang cepat. Pasalnya, belum ada tiga bulan, proses pencairan sudah dilakukan.

Ia juga menyebutkan, bahwa Banas ini mulai dari bulan Juni 2017 lalu, sudah diberlakukan sistem non tunai. Jadi, penerima Bansos PKH tidak perlu bersusah payah untuk mengantri. Sebab, sudah menggunakan sistem tarik tunai melalui anjungan tunai (atm) di Bank BNI.

CEO BNI Kantor Wilayah Jakarta-Kemayoran, Indomora Harahap menuturkan, sistem yang dipakai menggunakan kartu yang memiliki multi fungsi, yaitu sebagai e-wallet yang dapat menyimpan data penyaluran PKH serta berfungsi sebagai kartu tabungan.

Dengan sistem ini, kata dia, Bansos PKH non tunai akan langsung disalurkan ke rekening penerima manfaat. E-wallet sendiri, dapat digunakan untuk membeli barang ataupun untuk penarikan tunai sesuai program yang ditetapkan pemerintah.

​Ia menjelaskan, pelaksanaan penyaluran PKH non tunai ini dilakukan melalui jaringan Bank Himbara, seperti jaringan agen yang lebih dari 193 ribu agen, jaringan ATM sebanyak 61 ribu unit, dan Outlet Bank sebanyak 19 ribu outlet, dengan jumlah kekuatan jaringan yang cukup banyak dan luas, diharapkan dapat mengakomodir penyaluran bantuan PKH non tunai tersebut.

BACA JUGA :  Kodim 0507 Kota Bekasi Selenggarakan Pemutaran Film G30S

Ia menambahkan, realisasi program PKH sampai saat ini telah memasuki tahap ketiga, diharapkan dengan target Kementerian Sosial dan Bank Himbara dengan moto ‘Agustus Tuntas’ diharapkan pada akhir Agustus 2017 seluruh penyaluran bansos PKH dan BPNT dapat diselesaikan dan disalurkan ke masyarakat.

“Perlu kami laporkan kepada Pak Harry bahwa pada hari ini akan dilaksanakan penyaluran PKH non tunai tahun 2017 di Kecamatan Cikarang Pusat dengan jumlah penerima sebanyak 532 KPM dari 29 ribu KPM yang ada di Kabupaten Bekasi,” ungkapnya.

Pada penyaluran bansos PKH non tunai di Kabupten Bekasi ini, tambah dia, BNI telah menyiapkan 322 Agen 46, 243 BNI ATM, 14 BNI Outlet yang siap untuk menyalurkan bantuan PKH non tunai.

Seperti diketahui, selain BNI melayani penyaluran bansos masyarakat miskin, di Kabupaten Bekasi ini dengan potensi daerah cukup besar di bidang Industri, BNI sebagai Bank Nasional siap membantu mengembangkan potensi daerah melalui solusi Pemda baik itu penerimaan atau pengeluaran daerah, pajak, pemberian modal usaha dan lainnya.

Warga penerima bansos PKH, Wasni menyatakan kegembiraannya akan program yang sudah ke tiga kalinya diterima itu. Apalagi, kata dia, saat ini dirinya tidak perlu mengantri lama untuk menerima PKH, sebab sudah menggunakan sistem penarikan via Bank BNI. Sehingga memudahkan dirinya dan teman-teman penerima lain.

“Bagus sekali ya program ini, ini sudah ketiga kalinya dan biasanya kita ambil uangnya di atm dekat kecamatan secara berkelompok,” tutup perempuan yang tinggal di Desa Tanjung Baru, Kecamatan Cikarang Timur ini. (Sam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed