KOTA BEKASI – Pengerjaan 3 Proyek jalan sepanjang tol ruas Cikampek Jakarta, menimbulkan kerugian bagi Pemkot Bekasi.
Kerugian Pemda yang dilintasi ruas jalan tol tersebut, dari sektor reklame yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah dari tiga proyek yang tengah berlangsung, diantaranya tol Jakarta – Cikampek 2 Elevated, pembangunan konstruksi Light Rail Transit (LRT), dan kereta cepat Jakarta – Bandung.
Kepala Bidang Tata Bangunan dan Lingkungan pada Dinas PUPR Kota Bekasi, Dzikron menjelaskan, dampak pembangunan menurunkan potensi retribusi atau pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor reklame. Padahal pada sektor reklame yang terletak dititik tol memiliki potensi retribusi mencapai 14 milyar.
“Pembangunan proyek ini cukup menggangu potensi yang nilainya bisa mencapai 14 milyar,” Kata Dzikron kepada beritapublik.co.id belum lama ini.
Menurut Dzikron, kerugian tersebut diprediksi tidak berhenti sampai disitu. Mengingat, pembangunan tiga proyek tersebut ditargetkan baru akan selesai pada 2019 mendatang.
Dzikron mengatakan dengan berlangsungnya proses pembangunan proyek di tol Jakarta – Cikampek membuat para pengusaha reklame berpikir dua kali. Dia mengungkapkan banyak titik reklame menjadi tidak strategis karena tertutup proyek.
“Sebagian yang lainnya juga coba kami potong karena ada beberapa titik yang terdampak pembangunan,”terangnya.
Namun demikian, dia juga memprediksi lokasi tersebut akan menjadi potensi besar untuk retribusi reklame jika pembangunan sudah terselesaikan. Keuntungan akan didapatkan dengan melihat titik strategis karena akan menjadi wilayah sibuk sebagai lokasi perlintasan.
Hal tersebut juga yang menjadi catatan dalam mengevaluasi ditengah perjalanan pada tahun 2017 ini.
“Ya tentu kami akan lebih giat lagi melakukan evaluasi,”ujarnya.
Sebelumnya, capaian retribusi reklame tahun 2017 sempat menjadi sorotan.
Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Komarudin mengatakan, pihak akan mengkaji segala penyebab kerugian yang dialami Pemkot pada sektor reklame. Termasuk dari dampak pembangunan yang tengah berlangsung di tol Jakarta – Cikampek.
“Akan kami pelajari dulu penyebab kerugiannya, kami akan membantu sekaligus memberikan masukan – masukan bersama teman – teman komisi III DPRD Kota Bekasi. (Nal)










Komentar