oleh

Verifikasi Berkas, KPU Kota Bekasi Sambangi Kediaman Bapaslon

KOTA BEKASI – Komisi Pemiihan Umum (KPU) Kota Bekasi menggelar verifikasi faktual terhadap berkas dua bakal pasangan calon (Bapaslon). Pemeriksaan dokumen berlangsung di masing-masing kediaman bapaslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi.

Sebanyak dua tim dibentuk khusus untuk melakukan pemeriksaan dokumen. Tiap tim beranggotakan dari unsur komisioner dan sekretariat. Pemeriksaan ini digelar mulai 21-27 Januari 2018 mendatang.

Rahmat Effendi
KPU Kota Bekasi, Saat Pemeriksaan Dokumen Bapaslon Walikota Bekasi, Rahmat Effendi dipekayon Indah Kota Bekasi.

Komisioner KPU Kota Bekasi Kanti Prayogo menjelaskan, pemeriksaan dilakukan dengan menyelidiki dokumen asli yang sebelumnya telah diserahkan berupa hasil foto kopi. Termasuk verifikasi tanggapan masyarakat terkait adanya dugaan bapaslon yang menjadi anggota partai politik (parpol).

“Hasil dari penelusuran dugaan itu tidak ada. Pak Tri bukan anggota parpol, karena masih berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Bekasi,” kata Kanti saat ditemui di Kantor KPU Kota Bekasi, Jalan Ir H Djuanda, Margahayu, Bekasi Timur, Selasa (23/01).

Adapun verifikasi faktual mengarah pada dokumen ijazah, kartu keluarga, KTP, buku nikah, hingga Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Setiap pemeriksaan sendiri menghabiskan waktu kurang lebih 60 menit.

Menurut Kanti, sejauh ini tak ditemukan permasalahan berkas yang disajikan oleh bapaslon kepada KPU Kota Bekasi. Hanya saja, penelusuran verifikasi selanjutnya akan mengarah pada daerah pendidikan terakhir bapaslon.

Kanti mengungkapkan, penelusuran ini dikhawatirkan ada perbedaan nama di tiap ijazah. KPU Kota Bekasi juga akan melibatkan saksi yang menguatkan. Apabila dokumen ijazah milik bapaslon hilang.

“Besok tim ada yang ke Bandung, Jakarta, dan Tegal. Mereka akan mengecek ijazah sekolah bapaslon. Kedatangannya untuk mengkonfirmasi ke tiap sekolah maupun perguruan tinggi,” tutupnya. (Nil)

BACA JUGA :  Rapat Bersama KPUD, DPRD Kota Bekasi Tekankan Transparansi dan Akses Publik

News Feed