oleh

BANK BNI Luncurkan Aplikasi YAP! ‘Bayar Zaman Now’

KOTA BEKASI – CEO BNI Wilayah Jakarta Kemayoran, Harry Yusup membuka Soft Launching Aplikasi YAP! (Your All Payment), untuk memperkenalkan ke masyarakat luas dengan mengadakan acara YAP! Fest selama dua hari bertempat di Mall Summarecon kota Bekasi pada 24 – 25 Febuari 2018.

“Yap! sebagai alat pembayaran untuk transaksi non-tunai (cashless) dan tanpa menunjukkan kartu debit/kredit nya (cordless),” terangnya.

Sehingga tidak seperti aplikasi pembayaran dengan smartphon lainnya yang hanya mengandalkan uang elektronik sebagai sumber dananya.

Kini Yap telah memberikan kemudahan dalam bertransaksi aman dan nyaman sesuai dengan era milenial dengan mengusung slogan “Bayar Zaman Now” dengan menggunakan Aplikasi Yap!.

“Yap! yang sudah mendapat izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) perjanuari 2018 kemarin, menjadi Bank BNI pertama yang menggunakan Aplikasi Samartphone Yap!,” kata CEO BNI Wilayah Jakarta Kemayoran, Harry Yusup, Minggu (25/2).

Dia juga menjelaskan dengan menggunakan aplikasi Yap! Masyarakat dapat melakukan pemilihan pembayaran saat melakukan transaksi dengan menggunakan 3 (tiga) sumber dana yaitu Kartu Debut, Kartu Kredit dan Uang Elektronik BNI (Unikou) sesuai pilihan Pengguna saat bertransaksi.

“Dengan demikian semua pengguna smartphone dapat dengan mudah menggunakan yap! dengan sumber dana uang elektronik UnikOu, sedangkan pengguna yang sudah menjadi nasabah BNI dapat menambahkan semua kartu kredit dan kartu kreditnya sebagai sumber dananya,” ungkapnya.

Lebih lanjut diungkapnyanya, yap! dengan berbagai kemudahannya merupakan pengganti peran mesin Electronic Data Capture (EDO) yang dapat memenuhi kebutuhan pedagang dari berbagai macam segmen, mulai dari pedagang kecil, UMKM, retail, toko jaringan (chain store), toko modem (premium), dan toko online (ecommerce).

Keunggulan yap! lainnya adalah kenyamanan penggunaan aplikasi dengan sistem keamanan yang handal. dengan dua tingkat keamanan pada saat login aplikasi menggunakan password dan bertransaksi menggunakan Personal identification Number (PIN) sesuai sumber dana yang digunakan (Kartu Kredit BNI. Kartu Debit BNI, atau Unikqu). Tambahnya.

BACA JUGA :  Wujud Syukur, BNI KCU Bekasi Berbagi 250 Bingkisan Ramadhan

Ditempat bersamaan, Efita Praharani, Head of consumer retail wilayah Jakarta kemayoran mengatakan, dengan adanya acara ini diharapkan masyarakat kota Bekasi dapat terintonnasi dan menikmati budaya bertransaksi baru dengan aplikasi YAP!.

“yang bukan hanya cashless, melainkan juga hilangnya ketergantungan terhadap kaum atau cardio, Soft Launching Yap! dilakukan di 6 Wilayah secara serentak,” ujarnya.

Lebih lanjut diakatakannya, bersamaan dengan Even Java Jazz akan dilakukan Launching Yap! pada 23 Maret 2018 secara nasional.

“Yang akan dihadiri oleh para Direksi – direksi serta pejabat – pejabat tingkat nasional,” terangnya.

Dalam aplikasi YAP! BNI menawarkan kenyamanan menggunakan aplikasi dengan sistem keamanan yang handal.

“Dengan dua tingkat keamanan pada saat login aplikasi menggunakan password, dan bertransaksi menggunakan Personal Identification Number (PIN) sesuai sumber dana yang digunakan, baik Kartu Kredit BNI, Kartu Debit BNI, maupun Unikqu,” ungkapnya.

Sementara, Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Komunikasi Informasi Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) berharap launching aplikasi Your All Payment (YAP) BNI bisa berdampak positif bagi perkembangan ekonomi di Kota Bekasi.

“Selamat kepada BNI yang saya dengar launching aplikasi YAP! Ini di beberapa daerah. Semoga memberikan dampak positif terutama perekonomian di Kota bekasi,” ungkap Kepala Diskominfostandi Kota Bekasi Titi Masrifahati dalam sambutannya di acara launching YAP!.

Ia mengaku memberikan apresiasi kepada berbagai pihak yang hadir dalam kesempatan tersebut, untuk kemudian bersama mendukung kelengkapan Kota Bekasi menuju Smart City.

“Selain Surabaya, Bandung, dan Semarang, alhamdulillah Kota Bekasi juga sudah menggagas Smart City sejak akhir 2016,” tuturnya.

Menurutnya, perkembangan Kota Bekasi cukup pesat dengan infrastruktur yang semakin lengkap. Di sisi lain masyarakatnya juga paling care dengan dilihat dari aktifitas traffic di media sosial yang luar biasa.

BACA JUGA :  Harlah Ke 57, IKKT Gelar Bakti Sosial dan Pembagian 250 Sembako ke Warga Bekasi

“Sekarang tinggal bagaimana tata kelola sumber daya yang ada secara efektif dan efisien. Sehingga warga lebih produktif dalam bisnis, dan pelayanan penting di Kota Bekasi. Sehingga warga mendapat pelayanan publik yang exelent,” paparnya.

Ia menambahkan, di Kota Bekasi cukup banyak terpasang CCTV, memiliki banyak aplikasi pelayanan yang bisa membantu masyarakat memperoleh pelayanan. Di tambah lagi dengan dibukanya Mal Pelayanan Publik pada 12 Februari kemarin, maka pelayanan kepada masyarakat oleh pemerintah bisa dilakukan lebih maksimal.

Kendati demikian, Titi berharap pihak BNI dan seluruh komunitas yang aktif di media sosial juga bisa memberikan kepada masyarakat lebih luas. Pasalnya, saat ini masih ada sebagian masyarakat yang belum begitu memahami bagaimana memanfaatkan aplikasi yang ditawarkan pemerintah.

“Masyarakat Kota Bekasi masih ada yg sebagian transisi, belum familiar menggunakan aplikasi dan transaksi akses layanan publik. Untuk itu di ultah Kota Bekasi ke 21 kita akan me-launching kawasan Smart City sebagai percontohan,” terangnya.

“Tentunya kami mengharapkan seperti dari BNI untuk mendukung Smart City, memberikan edukasi kemasyarakt bahwa menggunakan aplikasi bisa digunakan secara bijak,” tambahnya. (Ben)

News Feed