oleh

PCNU Kota Bekasi Mendukung Adanya Deklarasi Anti Hoax dan Radikalisme

KOTA BEKASI – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bekasi mendukung adanya langkah Pemkot Bekasi dalam deklarasi anti hoax dan radikalisme. Pasalnya, persoalan tersebut saat ini sangat marak dan bisa memecah belah umat dan bangsa.

Ketua PCNU Kota Bekasi, H. Madinah menuturkan, berita hoax sangat marak terjadi di era mileneal saat ini. Bahkan, penyebarannya cukup mudah dan cepat melalui media sosial yang bisa diakses oleh siapa saja dan kapan saja.

“Kita bersyukur sekali pemerintah sangat cepat mengantisipasi hal ini. Buktinya, setiap zona mulai melakukan penandatanganan deklarasi anti hoax dan radikalisme yang melibatkan para tokoh agama, kiyai, DKM dan unsur masyarakat lainnya,” tutur Madinah, Rabu (23/1).

Dia menambahkan, PCNU siap menjadi barisan terdepan dalam mensosialisasikan masalah hoax dan radikalisme melalui tingkat kecamatan. Sebab, dia menilai banyak korban-korban yang jatuh dari kalangan masyarajat kecil yang belum paham.

“Jangan sampai ketidakpahaman masyarakat menjadi bomerang buat mereka mengenai pemberitaan yang belum jelas kebenarannya. Apalagi, jajaran kepolisian, TNI dan lainnya juga sudah sering menyampaikan dalam setiap kegiatan. Kita akan ikut mensosialisasikannya kebawah,” bebernya.

Lebih lanjut dia mengatakan, masyarakat hendaknya bisa fokus dalam menjalankan aktifitasnya sehari-hari. Bukan hanya sibuk mengakses media sosial yang menjadi penyebaran berita hoax dan radikalisme.

“Maka perbanyak beribadah supaya kita dijauhkan dari hal-hal negatif yang bisa merugikan diri sendiri dan orang lain. Lebih baik kita kerja dan beraktifitas sesuai pekerjaannya masing-masing. Karena dampaknya akan menjadi buruk jika apa yang kita sampaikan belum pasti kebenarannya,” pungkasnya. (May)

BACA JUGA :  Jelang Hut Kota Bekasi, Pemkot Launching Logo Baru

News Feed