oleh

Peringati HUT, Menteri BUMN RI Dukung Pelatihan Memilah Sampah Menabung Emas Nasabah Mekar

KOTA BEKASI – Menteri BUMN Republik Indonesia, Rini Mariani Soemarno bersama Wakil Walikota Bekasi, Tri Adhianto, mengunjungi kerajinan hasil karya dari kerajinan tersebut berbahan baku dari sampah daur ulang. Tak hanya itu, mereka langsung meninjau kantor Bank Sampah serta proses mesin-mesin pencacah sampah organik juga non organik sampai menjadi serpihan kecil yang siap digunakan untuk berbagai kerajinan.

Menteri BUMN RI, Rini Mariani Soemarno mengaku apresiasi dengan Pemerintah Kota Bekasi serta berupaya melestarikan lingkungan dengan mengurangi sampah rumah tangga yang dominan yaitu, sampah plastik.

 

“Ini sangat positif sekali, melalui Bank sampah, selain bisa mengurangi jumlah sampah rumah tangga yang sebagian besarnya merupakan sampah plastik, setelah kegiatan pelatihan ini, saya yakin masyarakat Kota Bekasi bisa lebih sadar lingkungan dan hasilnya bisa menambah pemasukan pribadi, terutama bagi kaum ibu, saya ingin melalui pelatihan ini semuanya bisa menjadi wanita yang Kreatif. Semoga ditempat lain juga dapat berkembang seperti yang ada di Kota Bekasi. Saya mendukung, pasalnya Pemerintah terus bersinergi dengan masyarakatnya agar lebih berguna, sadar akan lingkungan, dan lebih kreatif,” kata wanita yang akrab disapa Rini ini, Selasa (26/3).

 

Sementara itu, Wakil Walikota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan, Pemerintah Kota Bekasi sudah membina 300 Bank Sampah yang tersebar di seluruh wilayah Kota Bekasi.

“Saat ini jumlahnya mencapai 300 Bank sampah, ada di setiap kelurahan, RT maupun RW. Jadi, kegiatan positif tersebut harus terus ditularkan ke masyarakat, bayangkan ada 1.500 ton sampah yang dihasilkan dan sekarang hanya mampu ditangani sekitar 700 ton, sehingga kami terus mengajak masyaraka guna mengurangi volume sampah dengan cara daur ulang seperti ini,” jelas Tri.

BACA JUGA :  Wakil Walikota Bekasi, Hadiri Tasyakuran RKB Bekasi

Lanjut Tri, Pemerintah Kota Bekasi kedepannya akan terus konsisten dalam mengurangi sampah guna mengubah menjadi hal yang memiliki nilai ekonomis. Setelah itu, Pemerintah Kota Bekasi secepatnya menyiapkan dana permodalan untuk Bank Sampah sebesar 1,7 Milyar Rupiah.

“Kami jelas konsisten dalam mengurangi sampah, kita yakin pemerintah Kota Bekasi bisa berupaya untuk mengurangi sampah yang setiap harinya volumenya bertambah, kami akan terus memberdayakan masyarakat masyarakat Kota Bekasi dengan cara melakukan pembinaan-pembinaan lainnya. Bahkan, saat ini Pemerintah Kota Bekasi juga menyediakan dana permodalan yaitu sebesar 1,7 Milyar Rupiah untuk program ini,” tegasnya.

Berdasarkan pantuan beritapublik.co.id kegiatan ini dihadiri, Wakil Walikota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono bersama istri, Wiwiek Hargono, mendampingi Menteri BUMN Republik Indonesia, Rini M Soemarno menghadiri kegiatan pelatihan memilah sampah menabung emas nasabah mekar HUT Kementerian BUMN 2019, Bank Sampah Alamanda Sejahtera, Kelurahan Bojong Rawa Lumbu, Kecamatan Rawa Lumbu Kota Bekasi. (Nia/Len)