oleh

Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi Pertanyakan Sumur Gas JNG-4 Belum Miliki IMB

KOTA BEKASI – Sejumlah Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi mempertanyakan Sumur Gas JNG-4 di wilayah Jatisampurna, tepatnya di Jalan Pertamina A, RT08 RW08, Kelurahan Jatiraden, Kecamatan Jatisampurna agar segera disegel.

Pasalnya, berdasarkan pengakuan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bekasi menyoal terkait proyek pengeboran potensi gas di Sumur Gas JNG-4 saat ini belum memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Hal ini dijelaskan langsung oleh Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKS, Aryanto Hendarta.

Pria yang akrab disapa Aryanto ini menuturkan, agar tempat pengeboran Sumur Gas JNG-4 agar disegel oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, dalam hal ini Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

 

“Kita mendesak kepada Pemkot Bekasi kepada Satpol PP untuk secepatnya menyegel Sumur Gas JNG-4. Pasalnya, mereka beroperasi belum memiliki IMB,” kata Aryanto usai menggelar pertemuan Komisi I bersama Perusahaan Daerah Minyak dan Gas Bumi (PD Migas) Kota Bekasi di Gedung DPRD Kota Bekasi, Rabu (27/3).

 

Selain itu, Aryanto juga mengingatkan serta mendesak pihak PD Migas Kota Bekasi supaya menyelesaikan Adendum terhadap pihak swasta (Foster Oli and Energy) selaku subkontraktor PT Pertamina.

Apalagi, kedua belah pihak masih belum menyelesaikan Adendum sebagai wujud kerjasama yang sah soal bisnis potensi gas bumi yang dikandung Kota Bekasi.

“PD Migas dan Foster harus segera menyelesaikan Adendum selama ini belum rampung. Kita meminta agar lokasi proyek pengeboran disegel pasalnya hingga kini masih belum ada IMB-nya,” jelas Aryanto.

Sementara itu, Lilik Haryoso dari Fraksi PDIP meminta supaya Sumur Gas JNG-4 Jatisampurna secepatnya di segel.

“Tutup dulu tempatnya, dan segera segel ! Hingga semua urusannya selesai, sehingga Adendum, IMB serta semacamnya, jangan sampai pengoperasian disana,” papar Lilik.

BACA JUGA :  Deklarasikan Dukungan Kaum Milenial, Taruna Merah Putih Targetkan Pemenangan Paslon 01

Berdasarkan pantauan beritapublik.co.id, Komisi I Anggota DPRD bersama PD Migas Kota Bekasi mengadakan rapat audiensi yang dihadiri langsung sejumlah Anggota Komisi I antara lain, Aryanto dari Fraksi PKS, H. Solihin dari Fraksi PPP, Lilik Haryoso dari Fraksi PDIP, dan Maryadi dari Fraksi Golkar, dan Direktur Utama (Dirut) PT. Migas Kota Bekasi, Arief Nurzaman berserta jajaran, serta DPMPTSP Kota Bekasi bersama dan sejumlah staff lainnya. (Len/ADV)