oleh

Rumah Sakit Siloam Bekasi Timur Berikan Edukasi Penanganan Pasien Stroke Melalui Terapi Trombolitik

KOTA BEKASI, Beritapublik.co.id – Rumah Sakit Siloam Bekasi Timur menghelat Media Gathering dengan mengusung tema Tatalaksana Stroke yang tepat dan Akurat.

Tujuan kegiatan ini digelar yakni, memberikan edukasi Terapi Trombolitik pada penanganan Pasien Stroke. Acara ini dilaksanakan pada Kamis, (13/2) di Aula Lantai GF RS Siloam Bekasi Timur, Blu Plaza dengan Pembicara seminar medis yang sudah ahli dibidangnya antara lain, dr. Rezy Sesareza dan dr. Alvin Abrar Harahap.

Kondisi Stroke ditengah-tengah masyarakat merupakan suatu kejadian yang harus diberikan tindakan secepat mungkin, pasalnya serangan Stroke adalah penyakit yang paling sering menjadi penyebab kematian, khususnya di Indonesia.

Kesadaran akan penyelamatan akan penyakit ini harus ditanamkan seefektif mungkin bagi para medis, terutama rekan-rekan yang berpraktek lebih dekat dengan masyarakat. Inilah yang menjadi latar belakang bagi RS. Siloam Bekasi Timur untuk membahas mengenai Penyakit Stroke.

Dalam pemaparannya terkait Manajemen Stroke Iskemik Akut berdasarkan pedoman terbaru, dr Rezy Sasareza menjelaskan bahwa, ada beberapa yang perlu diingat bagi semua peserta yang hadir dan menjadi suatu pesan bagi semua orang, pesan tersebut yaitu, apabila Stroke terjadi saat aliran darah ke bagian otak terganggu, kurangnya pasokan darah berarti bahwa tidak cukup oksigen atau nutrisi mencapai otak dan sel-sel otak menjadi rusak atau hancur secara permanen, bergantung pada bagian otak mana yang terpengaruh, gejala yang berbeda dapat terjadi, dan  jika tidak ditangani tepat waktu, stroke dapat memiliki konsekuensi emosional, fisik,  bahkan bisa terjadi hal yang fatal.

Menurut dr. Rezy Sasareza, cara seseorang mengalami struk bisa diketahui antara lain, sakit kepala parah dan timbul tiba-tiba, pusing, ketidaksadaran, gangguan penglihatan atau kehilangan penglihatan pada satu atau kedua mata, kesulitan berbicara, membentuk kata-kata, kebingungan dan / atau masalah memahami apa yang dikatakan melaui cara yakni, mengulai mulut di satu sisi, kelemahan atau kehilangan gerakan dan / atau sensasi pada satu anggota tubuh atau lebih.

BACA JUGA :  Tiga Menteri Hadiri Peresmian Politeknik Ketenagakerjaan

 

“Kita Perlu menyadari bahwa Stroke adalah Keadaan Darurat yang butuh Tindakan Cepat. Apabila Pasien yang terserang Stroke bisa mendapatkan bantuan Medis dalam Golden Period untuk mengevaluasi dan mengobati stroke akut, maka diharapkan Pasien akan punya harapan pulih yang lebih tinggi,” kata dr. Rezy.

 

Berbicara mengenai Pemulihan Pasien, salah satu terapi yang bisa membatu menyelamatkan Pasien dari serangan Stroke adalah Terapi Trombolitik.

“Terapi trombolitik adalah satu-satunya pengobatan darurat untuk melarutkan gumpalan darah yang terbentuk di arteri yang memberi makan jantung dan otak, yang merupakan penyebab utama serangan jantung dan stroke iskemik. Kemudian, sering digunakan sebagai pengobatan darurat untuk melarutkan gumpalan darah yang terbentuk di arteri yang memberi makan jantung dan otak, yang merupakan penyebab utama serangan jantung dan stroke iskemik,” papar dr. Rezy.

Dr. Rezy menginginkan, bagi semua orang yang menyadari adanya serangan Stroke pada orang sekitar, agar segera membantu secepat mungkin pasien yang menerima bantuan Medis dengan harapan pemulihan yang lebih cepat. (Nia/Len)

Komentar

Tinggalkan Balasan