oleh

PPBN Gelar Talk Show dan Bukber Lintas Tokoh dan Organisasi

JAKARTA, Beritapublik.co.id – Pemuda Pemudi Bela Negara (PPBN) menggelar acara Talk Show dan buka puasa bersama lintas tokoh dan organisasi, di Caffee Yang Tien, kawasan KH. Hasyim Ashari, Jakarta, Kamis (05/03).

Kolaborasi lintas Tokoh dan organisasi dalam penguatan Relevansi Bela Negara di Era 5.0 Menuju Indonesia Emas.

Kegiatan Talk show menjadi panggung penting bagi para tokoh organisasi untuk menegaskan arah perjuangan dalam gerak progresif pembangunan Indonesia dalam skala nasional.

Ketua DPD PPBN DKI, Harimurti Wicaksono, menyampaikan pemuda sebagai lokomotif Indonesia Emas. Menggaris bawahi peran krusial pemuda-pemudi dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

“Pemuda PPBN harus memiliki daya saing dan mentalitas pemenang. Peran pemuda sangat besar. Kita harus melihat sejauh mana anak muda kita bisa ikut campur tangan dalam pembangunan. Pemuda PPBN bukan hanya penonton, tapi harus menjadi pelaku sejarah yang ikut menentukan arah bangsa menuju Indonesia Emas,” Harap Harimurti.

Sementara ditempat bersamaan, Ketua Umum Gerakan Muda Pemerhati Desa (GMPD) Wahyu Irawan melihat ada 3 (tiga) poin utama peran pemuda – pemudi.

Pertama, Sinergi Program: Menyelaraskan kegiatan organisasi dengan prioritas pembangunan pemerintah pusat maupun daerah yang bisa berkolaborasi lintas organisasi

Kedua, Kapasitas SDM: Meningkatkan literasi dan keahlian anggota agar siap bersaing secara profesional.

Ketiga, Implementasi Terukur: Memastikan setiap rencana kerja memiliki target capaian yang jelas sehingga dapat terlaksana secara efektif.

“PPBN memiliki akar rumput yang kuat, dan kami di GMPD melihat ini sebagai peluang kolaborasi yang luar biasa,” ujar Ketum GMPD Wahyu.

Menurutnya, relevansi nilai dasar bela negara saat ini adalah bagaimana bersinergi lintas organisasi untuk menjaga kedaulatan bangsa di ruang digital dan ekonomi kreatif.

BACA JUGA :  Bekasi Berwakaf, Sarana Edukasi untuk Atasi Krisis di Bekasi

“bahwa persatuan antar-ormas adalah kunci utama agar program pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri,” ungkapnya. (Ndi/Yn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed