KOTA BEKASI, Beritapublik.co.id -Ancaman demam berdarah dengue (DBD) di wilayah kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, kian menghawatirkan. Sudah ada tujuh (7) warga yang terdampak penyakit DBD di wilayah RW 018.
Hal tersebut diutarakan Ketua Pimpinan Ranting (PR) GP Ansor Jatimekar, Zein Sofari, Sabtu (28/03).
Melihat DBD semakin mengkhawatirkan PR Ansor bersama Satkoryon Banser Jatiasih dan Bagana serta Karang Taruna RW 018 bergerak cepat melakukan aksi fogging (pengasapan) massal di 3 (tiga) titik RT di wilayah RW 018 guna memutus rantai penyebaran nyamuk Aedes Aegypti.
“kami juga mengingatkan kepada masyarakat di 3 titik RT yang menjadi pusat fogging, untuk melakukan 3M, pertama penguras dan menyikat, kedua menutup penampungan Air, Ketiga mendaur ulang barang bekas. agar menjadi titik awal kita dalam mencegah terkena DBD,” harap Zein Sofari.
Tak hanya fogging yang dilakukan, tapi juga lanjutnya, memberikan edukasi kepada warga RW 018 mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
“Ia menekankan bahwa fogging hanyalah langkah pencegahan sementara, sementara pola hidup bersih adalah kunci utama,” jelasnya.
Selaras dengan itu, Satkoryon Banser Jatiasih, H. JJ Fachri Mushoddiq, S.H mengungkapkan bahwa aksi ini murni didorong oleh rasa kemanusiaan melihat banyaknya tetangga yang mulai bertumbangan akibat gigitan nyamuk.
“Ada sekitar tujuh warga yang terkena DBD. Ini tidak bisa dibiarkan. Fogging ini menggunakan anggaran dari para pengurus Ansor alias dana pribadi, bukan dari pemerintah. Ini adalah bukti nyata bahwa kita bergerak dari rakyat untuk rakyat,” tegas Fachri.
Lebih lanjut disampaikannya, aksi sosial ini mendapatkan dukungan dari kepala satuan Bagana, Dodik Hayu Bowo, yang membawa 7 personil yang sudah memang Ahli dalam penyemprotan Fogging hingga penanganan bencana. (Ndi/Jj)










Komentar