oleh

Jangan Ada Anak Bekasi Putus Sekolah, Ketua DPRD Siap Awasi Sistem Zonasi

KOTA BEKASI, Beritapublik.co.id – Persoalan pendidikan dan lingkungan di Kota Bekasi yang hingga kini masih menjadi perhatian masyarakat, Persatuan Mahasiswa Bekasi (PERMASI) Jakarta Raya adakan Audiensi dengan Ketua DPRD Kota Bekasi, Senin (11/05).

Dalam audiensi tersebut, mahasiswa menyoroti sejumlah persoalan pendidikan, mulai dari daya tampung sekolah negeri yang belum merata, kualitas pendidikan yang perlu ditingkatkan, hingga sistem zonasi sekolah yang dinilai masih menimbulkan berbagai persoalan di masyarakat.

Selain itu, mahasiswa juga menyoroti maraknya kasus bullying di beberapa sekolah yang dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah dan pihak sekolah.

Mahasiswa menilai perlunya edukasi serta sosialisasi secara masif terkait bahaya bullying di lingkungan pendidikan agar tercipta suasana belajar yang aman dan nyaman bagi para pelajar.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi, menyampaikan dukungannya terhadap aspirasi yang disampaikan mahasiswa Bekasi, khususnya terkait pengawasan sistem zonasi pendidikan.

Menurutnya, pengawasan terhadap penerapan zonasi perlu diperkuat agar tercipta keadilan bagi seluruh pelajar di Kota Bekasi.

“Saya sangat setuju dengan usulan teman-teman mahasiswa Bekasi terkait zonasi. Hal ini memang harus diawasi bersama agar ada keadilan dalam penerapannya. Perlu ada data yang lebih jelas mengenai siswa yang melanjutkan sekolah karena jalur zonasi maupun yang tertunda sekolah akibat sistem tersebut,” ujar Sardi Effendi saat berdiskusi dengan PERMASI.

Ia juga menegaskan bahwa DPRD Kota Bekasi siap mengawal perkembangan kebijakan zonasi sekolah agar Dinas Pendidikan dapat lebih serius melakukan evaluasi dan pembenahan sistem pendidikan di Kota Bekasi.

“Saya sangat mendukung usulan teman-teman PERMASI dan siap membantu mengawasi perkembangan zonasi sekolah agar Dinas Pendidikan lebih melek terhadap persoalan ini. Jangan sampai ada putra-putri Bekasi yang putus sekolah hanya karena persoalan jalur zonasi,” tambahnya.

BACA JUGA :  Sidang Paripurna: DPRD Ketok Palu Anggaran Tahun 2024

Audiensi tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal sinergi antara mahasiswa dan DPRD Kota Bekasi dalam mendorong perbaikan kualitas pendidikan serta menghadirkan kebijakan yang lebih berpihak kepada masyarakat, khususnya generasi muda Kota Bekasi. (Ndi/Md)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed