oleh

PERSAJA Gelar Penyuluhan Hukum di Lapas Perempuan Jakarta, Dorong Warga Binaan Bangkit dan Mandiri

JAKARTA, Beritapublik.co.id – Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Jaksa Indonesia (PERSAJA) Asep N. Mulyana, yang diwakili Staf Ahli Jaksa Agung Bidang Pertimbangan dan Pengembangan Hukum Katarina Endang Sarwestri, menegaskan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri, belajar dari pengalaman, dan menjadi pribadi yang lebih baik.

Pesan itu disampaikan dalam kegiatan kunjungan sekaligus penyuluhan hukum bagi warga binaan perempuan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Jakarta, Rabu (17/6).

Katarina membacakan pesan Ketua Umum PERSAJA yang menekankan pentingnya pemahaman hukum bagi warga binaan. Ia berharap kegiatan tersebut membantu mereka memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara.

“Melalui penyuluhan hukum ini, kami berharap warga binaan memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang hukum, hak, dan kewajiban,” ujar Katarina.

Kegiatan mengangkat tema “Perempuan Tangguh, Bangkit dengan Harapan dan Kemandirian.” Tema ini menekankan peran perempuan dalam keluarga, masyarakat, dan bangsa.

PERSAJA menghadirkan dua narasumber, yakni Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum Yusna Adia serta Kepala Bidang 1 Pengurus Pusat Asosiasi Psikologi Forensik Noridha Weningsari.

Dalam sambutannya, Katarina menegaskan PERSAJA hadir bukan untuk menilai masa lalu warga binaan, tetapi untuk membuka ruang masa depan yang lebih baik.

Ketua Umum PERSAJA juga menekankan bahwa ketangguhan bukan berarti tidak pernah jatuh, melainkan keberanian untuk bangkit kembali. Ia menyebut harapan sebagai kekuatan untuk melangkah, sementara kemandirian menjadi bekal utama setelah masa pembinaan berakhir.

PERSAJA turut mengapresiasi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Daerah Khusus Jakarta, Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, serta Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta beserta jajaran atas dukungan terhadap kegiatan tersebut.

BACA JUGA :  Sekata Institute: Proyek Pagar Laut, Jangan Jadikan Pencabutan Izin Sekadar Gimmick

Di akhir kegiatan, PERSAJA mengajak warga binaan perempuan menyerap setiap materi, nasihat, dan pengalaman dari para narasumber. Bekal itu diharapkan memperkuat semangat baru dan mendukung proses reintegrasi sosial.

Dengan demikian, para warga binaan diharapkan siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang mandiri, percaya diri, dan produktif. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed