KOTA BEKASI – Pemerintahan Kota Bekasi dan Komunitas anak Bekasi (Koasi) Adakan lebaran Betawi dengan ragam kesenian dan kuliner khas Betawi yang diselenggarakan di pelataran Yayasan Fisabililah pondok melati Bekasi pada, Sabtu (5/8) kemarin.
Kegiatan dimeriahkan dengan beragam penampilan khas Betawi diantaranya, tanjidor, ondel-ondel bergoyang, gambang kromong, tarian, silat, rebana, biang lenong, gambus, orkes melayu, lomba pantun, hingga layar tancap.
Wakil Wali Kota Bekasi, Ahmad Syaikhu berpesan agar kegiatan Lebaran Betawi terus dilestarikan guna menjaga tradisi budaya bagi anak dan cucu.
Bahkan nilai-nilai patriotisme para pejuang pendahulu kerap tercermin di acara Lebaran Betawi.
“Lebaran Betawi mengingatkan kita tentang tanggung jawab untuk melestarikan budaya. Pemerintah sangat mengapresiasi dan ke depan visi kita mampu menjaga keilmuan dan nilai patriotisme para pendahulu,” kata Syaikhu.
Menurutnya, pemerintah daerah telah melakuan berbagai upaya untuk melestarikan budaya Bekasi.
Salah satunya dengan kurikulum Budaya Bekasi atau muatan lokal (mulok) di seluruh sekolah dasar pada tahun ajaran 2017/2018.
“Upaya ini untuk menjaga kelestarian budaya termasuk memberi pemahaman anak-anak tentang kebudayaan Bekasi,” jelasnya.
Ditempat yang bersamaan, Mahfudz Abdurahman, Anggota DPR RI F-PKS dalam lawatannya mengatakan, warga Betawi harus bersyukur karena Pemerintah kota Bekasi ikut hadir dalam menjaga dan melestarikan budaya, semoga kedepannya budaya Betawi dapat diakui oleh undang – undang.
“Saya berharap agar Pemkot dan DPRD secepatnya membuat payung hukum dan undang – undang yang mengatur tentang budaya Bekasi,” paparnya.
Dengan adanya peraturan-peraturan tersebut, masyarakat Betawi bekasi dan budayanya secara hukum telah diakui menjadi tuan rumah di daerah nya sendiri dan nasional.
“Acara Lebaran Betawi merupakan kearifan lokal di tengah mewabah nya serba impor, jadi janganlah semuanya berakhir dengan hal yang berbau impor terutama budaya, coba bayangkan kalau semua serba impor seperti beras, garam dan lain-lain nanti akan seperti apa bangsa ini,” pungkasnya.
Salah satu cara mengembangkan potensi budaya Bekasi adalah dengan sering menggelar Lebaran Betawi dan event – event budaya. Tambahnya.
“Tadi kan sudah mendengar bahwa semua sepakat antara pemerintah kota Bekasi dan masyarakat akan terus mencoba menggelar acara -acara budaya,” jelasnya.
Sekedar diketahui kegiatan turut dihadiri oleh sejarawan sekaligus tokoh Betawi Kong Ridwan Saidi, Wakil Walikota Bekasi Ahmad Saikhu, Anggota DPR RI Mahfudz Abdurahman, Ketua DPD PKS Bekasi, Heri Koswara dan endra kusnawan. (Niel)
Komentar