Ini Penjelasan Bapenda Kota Bekasi Terkait ‘Defisit Anggaran’

Ini Penjelasan Bapenda Kota Bekasi Terkait ‘Defisit Anggaran’
Kepala Bapenda Kota Bekasi, Aan Suhanda (Foto: Luki Burna)

KOTA BEKASI – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi optimis dengan target Pendapatan Daerah hingga akhir tahun 2018 ini dapat tercapai, hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Bekasi, Aan Suhanda ditemui di ruang kerjanya, Rabu (5/9).

“Saya optimis dapat memenuhi terget pendapatan daerah dengan potensi pendapatan daerah yang ada saat ini,” ujarnya.

Saat ini masih ada sisa waktu 4 bulan untuk mencapai pendapatan, sehingga untuk saat ini belum bisa dikatakan defisit terhadap kondisi keuangan di Pemerintah Kota Bekasi.

Dijelaskan Aan bahwa pengertian defisit menurut Direktorat Jenderal Pembangunan Keuangan Kementrian
Keuangan RI adalah defisit APBD merupakan selisih kurang antara pendapatan daerah dan Belanja Daerah pada tahun anggaran yang sama. Defisit terjadi bila jumlah pendapatan lebih kecil dari pada jumlah belanja pada akhir tahun anggaran 31 Desember 2018.

Diterangkan Kepala Bapenda Kota Bekasi, untuk target Pendapatan Daerah Kota Bekasi tahun 2018 mencapai sebesar Rp. 5.386.109.580.209,00 terdiri dari Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp. 2.431.127.344.183,00, bagian dana perimbangan keuangan sebesar Rp.1.678.443.847.626,00, lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp. 1.276.538.388.400,00, sedangkan untuk penerimaan pendapatan daerah tahun 2018 sampai tanggal 29 Agustus 2018 sebesar Rp.3.099.349.078.610.93 atau 57.54% terdiri dari Pendapatan Asli DAerah sebesar Rp.1.235.365.869.146,93 atau 50.81%, bagian dana perimbangan keuangan sebesar
Rp.1.141.325.236.674,00 atau 68.00%, Lain-lain pendapatan Daerah yang Sah sebesar Rp. 722.657.972.790,00 atau 56.61%. Sisa target pendapatan daerah yang harus dicapai sampai dengan akhir Desember 2018 sebsar Rp. 2.286.760.501.599,07.

Lebih lanjut sambungnya, upaya-upaya dalam memenuhi pencapaian target pendapatan daerah hingga akhir tahun 2018 ini salah satunya melakukan verifikasi dan penagihan
piutang pajak daerah bersama Inspektorat Kota Bekasi seperti PBB, pajak Hotel, pajak restoraan, pajak Reklame, pajak Parkir, Pajak Air Tanah dan pajak Hiburan.

“Bapenda Kota Bekasi masih terus berupaya untuk mencapai target pendapatan daerah ,dengan melihat potensi pendapatan daerah yang ada
maka bapenda optimis dapat memenuhi target Pendapatan Daerah tahun 2018 ini,” pungkasnya. (Adv)

Tags: ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.