oleh

Polisi Rekonstruksi Mayat Dalam Kantong Plastik Di Bekasi

KOTA BEKASI – Tim gabungan dari Polres Kota Bekasi bersama Polda Metro Jaya mengadakan rekonstruksi atau reka ulang adegan pembunuhan terhadap Eljon Manik, yang jasadnya dimasukkan ke kantong plastik dan dibuang ke TPS (Tempat Pembuangan Sementara) Kampung Caman Tanah Garapan, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada hari ini, Selasa (12/3).

Tersangka bernama Yadih Jaya Karta alias Daeng melakukan 23 rekonstruksi di dua lokasi, Pertama dikontrakan tersangka Yadih Jaya Karta alias Daeng di Gudang Arang, Bekasi, kemudian di Kali Cibening, Bekasi.

“Ada 23 adegan diperankan oleh tersangka dalam agenda dengan 21 adegan diperankan di Gudang Arang dan sisanya di Kali Cibening, Bekasi,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, Selasa (12/3).

 

Bahkan, korban mendatangi kontrakan pelaku untuk menjemput Wati dan sang anak yang merupakan pasangannya tapi belum menikah.

Tak hanya itu, timbul cekcok antara korban serta pelaku. Apalagi, korban Eljon Manik dihabisi menggunakan tabung gas melon 3 kilogram di rumah kontrakan yang dihuni tersangka Daeng dan Wati.

“Setelah korban dipukul dengan tabung gas enam kilogram, pelaku juga menginjak-injak korban pada bagian dada sebayak empat kali,” jelas Argo.

Argo mengaku, setelah menghabisi korban, Mayat korban kemudian dibungkus dengan menggunakan karung lalu dilapisi kantong plastik berwarna hitam.

“Pelaku tersebut kemudian membuang mayatnya ke saluran air Cibening di Kampung Caman Raya Baru Bekasi,” kata Argo.

Polisi saat ini menjerat pelaku dengan Pasal 340 KUHP Subsider Pasal 338 KUHP, lebih Subsider Pasal 351 KUHP, serta pidana mati atau pidana penjara seumur hidup, selama kurun waktu yang ditentukan, selama 20 tahun. (Nia)

BACA JUGA :  Momen Ramadhan Hotel Horison Ultima Bekasi Berbagi Kebahagiaan