oleh

Warga Kecewa KS Pasien Ditolak RS Kartika Husada Jatiasih 

KOTA BEKASI – Seorang warga RT002/RW012, Ranum mengaku, kecewa lantaran seorang tetangga dekat rumahnya mendapat penolakan ketika ingin memeriksakan anaknya yang sedang sakit di Rumah Sakit Kartika Husada, Jati Asih, Kota Bekasi.

Hal tersebut dialami pasien bernama Raisa, usia 5 tahun yang merupakan anak dari Ibu Dina, warga Kampung Cakung, RT002/RW 012, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih. Diketahui anak tersebut merupakan anak Ibu Dina.

Warga RT 002/012 Kampung Cakung kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih Kota Bekasi saat didampingi tetangganya itu, ketika menyodorkan Kartu Sehat (KS) miliknya di loket pendaftaran RS Kartika Husada mengalami penolakan.

Lanjut Raisa anak dari Ibu Dina memang sebelumnya mengaku, sudah sakit selama 4 hari. Kemudian, dibawa ke Dokter Banggas yang ada di Graha. Namun sayangnya, tak langsung ditangani, pihak Dokter Banggas menyuruh pasien untuk langsung dibawa ke Rumah Sakit terdekat, karena pori-pori anak tersebut sudah sangat kering, bahkan kulitnya sama pembulu darah sudah kering.

 

“Kami langsung bawa kartu sehat, ironisnya pihak Rumah Sakit Kartika Husada Jatiasih menolak dan tidak melayani pasien sama sekali,” tutur Ranum.

 

Menurut Ranum, pasien juga sempat dibantu dengan Satpam saat tiba di RS tersebut. Bukan Kepuasan yang didapat karena bisa ketemu. Tapi, saat ini pasien hanya merasa sakit panas saja. Pasien, kemudian langsung dibawa ke Puskesmas.

Pihak dokter mengatakan, karena penyakitnya hanya panas dapat dibawa segera ke Puskesmas Jatiasih. Tapi, pihak Puskesmas menolak dan meminta pasien bernama Raisa dibawa ke Rumah Sakit terdekat sehingga diberikan rujukan ke pihak Rumah Sakit Ana. Pasalnya, jika dilarikan langsung ke RS Umum jaraknya tetap jauh.

Sehingga, pihak pasien tidak dapat perlakuan yang baik, apalagi pihak Puskesmas diberikan rujukan ke RS Anna.

BACA JUGA :  HARRIS Hotel & Conventions Bekasi Tawarkan Citarasa Nusantara untuk keluarga

Kondisi lebih lanjut saat ini, pasien sudah dibawah langsung ke Rumah Sakit Anna. Jika dibawa ke RSUD saja, pasti alasannya jauh dan penuh.

Ironisnya, ini bukan kabar baik yang didapat melainkan kekecewaan lagi karena di RS Anna Pekayon mengalami penolakan kartu sehat kepada pasien dengan alasan kamar penuh. Sehingga, pasien langsung dirujuk kembali ke RS Cikunir untuk rawat inap.

“Pasien sekarang sedang diurus dengan pihak RW setempat, kondisi terakhir pasien sedang rawat inap di RS Cikunir,” pungkasnya. (Nia/ Len)