JAKARTA – Farah V inggrid Nomor Urut 2 maju pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendatang. Farah sapaan akrabnya, maju sebagai Calon Anggota Legislatif (Caleg) Partai Amanat Nasional (PAN ) untuk memperebutkan salah satu kursi di DPRD DKI Jakarta Daerah Pemilihan (Dapil) DKI Jakarta 4, meliputi wilayah kecamatan Matraman, Pulogadung dan Cakung.
“Insya Allah, saya mewakili perempuan akan bertarung menuju parlemen. Target saya berjuang terpilih menjadi anggota DPRD DKI Jakarta. Semoga 2019 mendatang dapat diwujudkan,” ujar Farah, Sabtu (23/3).
Farah V Inggrid No Urut 2 yang berprofesi sebagai wiraswasta ini, merupakan Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) posisinya aktif di Wasekjen DPP PAN, Ketua DPP PUAN, dan aktif di berbagai Yayasan dan Organsiasi Yg Meliputi Bendum Yayasan Generasi Pandai, co-founder Jakarta Tourism Forum, co-founder koperasi IWAPI, Pengurus DPP IWAPI, Jurkamnas BPN Prabowo-Sandy.
Wanita berparas cantik ini lanjutnya, mengatakan terdorong maju caleg sebagai bentuk keterwakilan perempuan agar bisa memperjuangkan nasib kaum perempuan di parlemen.
“Saya maju karena keterwakilan perempuan dan akan memperjuangkan kepentingan rakyat, khususnya pemberdayaan perempuan dan Emak Emak ,banyak aspirasi dan kepentingan perempuan yang perlu diperjuangkan. Salah satu adalah memperjuangkan pemberdayaan perempuan agar bisa lebih mandiri.
“Salah satunya pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang banyak digeluti para emak-emak. Kita harapkan dengan pemberdayaan usaha ibu-ibu, maka mereka bisa lebih berkontribusi dalam pembangunan di Daerah DKI Jakarta Timur dengan tetap berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dan Program OkeOce. Ini sangat singkron dengan profesi saya yang juga sebagai wiraswasta,” ujar Farah.
Farah mensosialisasikan Kebijakannya dan program kerja yang akan ia terapkan ketika terpilih menjadi anggota DPRD periode 2019 hingga 2024. Alasan sebagai salah satu pendiri Jakarta Tourism Forum ( JTF) karena ingin menjadikan kota Jakarta bagian destinasi wisata dunia , bukan hanya destinasi transit, ini tentunya akan membuka banyak lapangan pekerjaan untuk warga Jakarta.
Selain emak-emak, dirinya juga akan
bisa lebih mengayomi masyarakat dan
memperjuangkan kaum milenial atau anak muda masa kini agar sumber daya manusia, khususnya millenial Jakarta tidak kalah dgn millenial negara-negara lain. (Adv/Aul)






