oleh

Jelang Pemilu Masyarakat Diminta Jangan Golput

JAKARTA, Beritapublik.co.id – Jelang Pemilihan Umum yang tinggal menghitung hari. Masyarakat diharapkan untuk memilih pemimpin yang amanah dan komitmen sesuai dengan program, visi dan misinya.

Menanggapi hal tersebut Heru Widodo selaku Akademisi dan Praktisi Konstitusi angkat bicara, pihaknya ingin agar pemilu capres (calon presiden) dan cawapres (calon wakil presiden) untuk memilih sepenuh hati dan menggunakan hak pilihnya.

 

“Masyarakat harus memilih dengan cermat, jangan sampai golput,” kata pria yang akrab disapa Heru ini kepada beritapublik.co.id, Senin (15/4) disela-sela kesibukannya.

 

Dijelaskan Heru, saat ini untuk berada pada posisi yang lebih tinggi tidak harus menginjak orang lain.

Seperti, dalam konteks pesta demokrasi, untuk menyanjung calon idamannya tidak perlu menyinggung pribadi calon yang tidak didukungnya.

“Kita harus saling dukung-mendukung selama lima tahun sekali,” kata Heru.

Namun, terkait soal buka-membuka kekurangan, singgung menyinggung, dan merendahkan pribadi seseorang hanya karena dilandasi faktor perbedaan electoralisme.

Untuk pertanggungjawaban jika dilihat secara personal kepada yang melakukan, dan tidak ikut berakhir dengan selesainya Pemilu Serentak 2019.

“Saya pesan kepada masyarakat untuk memilih pemimpin sesuai pilihan. Jangan golput, kita harus pilih sesuai dengan hati, nurani dan jiwa agar tidak salah pilih dan mampu dipertanggungjawabkan,” imbau Heru. (Nil/Len)

BACA JUGA :  Ngeri, Setahun 17 Ribu Pengantin Muda Asal Kota Bekasi Pilih Nikah di Jakarta