oleh

Darul Hijrah Pilot Projek Pemberdayaan Ekonomi Pesantren Berbasis Lingkungan

KALIMANTAN, Beritapublik.co.id – Kantor Kementerian Agama Wilayah Kalimantan Selatan mengadakan Penandatanganan MoU dengan Dinas Koperasi UKM, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Propinsi Kalimantan Selatan.

“Penandatangan MoU ini merupakan komitmen Kementerian Agama Wilayah Kalimantan Selatan dalam upaya memberdayakan ekonomi pondok pesantren berbasis lingkungan,” kata Hj Halimatusa’diah dalam sambutanan pembukaan.

Hajah Atus begitu sapaan akrabnya juga menyampaikan, saat ini di Kalimantan Selatan ada 238 pondok pesantren, baik yang salafi maupun modern. Dari jumlah tersebut yang memenuhi kriteria untuk diberdayakan ekonominya dengan berbasis lingkungan ada 40 pondok pesantren.

Sebagai tuan rumah, pengasuh pondok pesantren Darul Hijrah KH Zarkasi Hasbi Lc menyambut baik kegiatan tersebut dan siap menjadi pilot projek pemberdayaan ekonomi pesantren berbasis lingkungan.

“Saat ini Pondok Pesantren Darul Hijrah mempunyai 13 unit usaha yang dijalankan oleh ustadz dan alumni yang ingin mengabdi di pondok,” ujar Kyai Zarkasi, kepada redaksi Beritapublik.co.id, Sabtu (22/6).

Menurutnya, Pondok Darul Hijrah siap menjadi pilot projek dan siap membantu pondok – pondok lainnya untuk tumbuh berkembang, karena dengan kebersamaan akan menjadi kuat.

“Bank Indonesia mengapresiasi adanya MoU ini karena pemberdayaan ekonomi pesantren termasuk salah satu tugas Bank Indonesia. Dengan sinergi semua komponen, insya Allah tujuan ini bisa terealisasi,” kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Dr. H. Herawanto dalam sambutannya.

Sementara, Kepala Kanwil Kemenag Kalimantan Selatan Drs H Nor Fahmi, MM menyampaikan MoU ini merupakan Sinergi dengan stake holder lainnya untuk memberdayakan ekonomi pondok pesantren.

“Semoga MoU ini tidak hanya sebatas seremonial belaka, tetapi ditindak lanjuti dengan program – program nyata, sehingga dirasakan manfaatnya oleh pondok pesantren,” ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kota se Kalimantan Selatan, pimpinan pondok pesantren yang mempunyai unit usaha. Hadir juga Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Dr H Herawanto, MBA dan Sekretaris IPI DPW Kalimantan Selatan Ust Edy Setyo Utomo, SE, MH. (Ben/Aul).

BACA JUGA :  Sekata Institute: Proyek Pagar Laut, Jangan Jadikan Pencabutan Izin Sekadar Gimmick

News Feed