oleh

Gandeng MUI, ACT Bagikan 1 Ton Beras untuk Dai, Guru Ngaji, dan Marbot Masjid di Kota Bekasi

KOTA BEKASI, Beritapublik.co.id – Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cabang Bekasi bersama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi membagikan bantuan beras sebanyak satu ton yang terdiri dari 200 paket ukuran lima kilogram, kepada mubaligh, ustadz, guru ngaji, dan marbot masjid di Kota Bekasi yang terdampak COVID-19.

Beras tersebut diberikan oleh ACT Bekasi dan MUI Kota Bekasi sebagai upaya penyelamatan saudara sebangsa khususnya memasuki bulan Ramadhan di tengah masa PSBB akibat COVID-19 ini. Satu ton beras tersebut akan didistribusikan melalui MUI Kecamatan yang ada di Kota Bekasi.

 

“Hari ini ACT Bekasi bersinergi dengan MUI Kota Bekasi hari ini mendatangkan armada kemanusiaan Rice Truck untuk mengirimkan bantuan dan memberi perhatian bagi para mubaligh, guru ngaji, ustadz, dan marbot masjid yang hari ini terdampak secara ekonomi, pasalnya Covid-19 ini selain berdampak ke kesehatan juga ke ekonomi,” ungkap Kepala Cabang ACT Bekasi, Ishaq Maulana, pada Jumat (24/4), di Komplek Islamic Centre Bekasi.

 

Penyaluran tersebut disaksikan langsung oleh jajaran pengurus MUI Kota Bekasi dan Ketua DPRD Kota Bekasi, Chairoman J. Putro.

Ishaq mengatakan, para mubaligh, ustadz, guru ngaji, dan marbot saat ini menjadi salah satu kalangan yang paling merasakan dampaknya setelah mewabahnya Covid-19, terlebih lagi setelah diberlakukannya PSBB di Bekasi. Akivitas yang biasa dilakukan pada saat Ramadhan datang, saat ini hampir tidak ada semua.

“Biasanya mereka bebas melakukan kegiatan di masjid, kegiatan belajar mengajar ngaji, saat ini mereka tidak dapat melakukan, bahkan para mubaligh yang biasa mereka berkhutbah tidak dapat lagi melaksanakan kegiatan khutbahnya. Semoga, bantuan dari ACT dapat meringankan beban ekonomi mereka, insya Allah ACT akan terus bersinergi dengan para ulama dan MUI Kota Bekasi,” lanjut Ishaq.

BACA JUGA :  Imam Nahrowi Bangga Atas Diraihnya Rekor MURI GTPN Sejauh 5.124 Km

Sementara itu, Ketua MUI Kota Bekasi KH. Mi’ran Syafii mengatakan, pihaknya mewakili ulama di Kota Bekasi menyambut baik apa yang diberikan oleh ACT Bekasi. Bantuan tersebut diakui sangat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan khususnya dari kalangan mubaligh, ustadz, guru ngaji, dan marbot masjid. Pasalnya, menurut Mi’ran dampak dari COVID-19 tengah menggerus ekonomi, sosial, bahkan keamanan. Melalui bantuan ini akan meringankan beban.

“Bantuan tersebut akan membantu meringankan beban khususnya para dai, mubaligh, para guru ngaji, marbot di Kota Bekasi. Kedepannya, kami akan sampaikan kepada mereka yang benar-benar belum menerima bantuan, agar merata dan secara door to door oleh MUI Kecamatan,” tutup Mi’ran Syafii. (Nia/Len)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed