oleh

Terdampak Banjir, PLN UP3 Cikarang Utamakan K3L dan Percepatan Recovery Suplai Listrik

CIKARANG, Beritapublik.co.id – Intensitas hujan lebat membuat banyak titik di kawasan Kabupaten Bekasi banjir. Hal itu berdampak pada pemadaman listrik yang dilakukan oleh PLN UP3 Cikarang.

Manajer PLN UP3 Cikarang, Ahmad Syauki mengatakan saat ini pihaknya masih menyisir sejumalh wilayah di sana yang terdampak banjir.

Penyisiran itu terbagi dari berbagai tim. Petugas menyisir kawasan-kawasan yang rentan terhadap banjir termasuk pada perumahan dan permukiman warga yang berada di Daerah Aliaran Sungai (DAS).

“Personel siaga dari pegawai 27, pelayanan teknis 57 dan kami terjunkan 24 kendaraan bermotor,” kata Syauki, Sabtu (20/2).

Syauki menjelaskan, banjir saat ini berdampak pada 661 gardu di wilayah PLN UP3 Cikarang. Sementara gardu yang telah beroperasional sebanyak 354 gardu dan menyisakan 307 gardu yang belum beroperasi.

“Total pelanggan kami 964.129, yang terdampak yaitu, 160.013. Saat ini yang sudah nyala sebanyak 86.349 pelanggan. Sedangkan yang belum menyala ada 73.664 pelanggan,” tukas Syauki.

Ia merincikan, daerah paling terdampak yaitu Cipayung, Pasir Tanjung, Perum Telaga Harmony, Hotel Harper Lippo, Perum Bumi Indah, Perum Pondok Tanah Mas, Delima, Pasar Induk Cibitung, Kebon Kelapa, Rusunami, Perum Graha Prima, Kintamani, Sasak Papan dan Kampung Bangkuang.

“Saat ini PLN UP3 Cikarang mengutamakan K3L dan percepatan recovery suplai listrik di wilayah terdampak banjir,” ungkapnya.

Menurutnya, kondisi yang menyebabkan listrik dinonaktifkan demi keselamatan yaitu apabila rumah warga terendam, jaringan listrik PLN terendam, dan keduanya terendam.

PLN UP3 Cikarang akan melakukan pemulihan listrik di lokasi terdampak banjir apabila semua jaringan listrik baik di sisi warga maupun PLN sudah dalam kondisi kering dan siap dialiri listrik, serta kedua belah pihak yaitu PLN dan Tokoh Masyarakat menandatangani berita acara penyalaan listrik.

BACA JUGA :  Perumahan Graha Indah Tergenang Air, Pengendara Diminta Waspada

“Petugas PLN terus bersiaga untuk memantau kondisi wilayah yang terdampak banjir guna melakukan pemulihan dan memastikan keselamatan masyarakat,” tegasnya.

PLN UP3 Cikarang terus memantau perkembangan situasi di lokasi-lokasi yang terdampak maupun berpotensi banjir untuk secara sigap mengambil langkah. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah setempat untuk hal tersebut.

Dengan begitu, artinya 307 gardu yang belum dioperasikan itu belum dapat dioperasikan sampai dengan banjir atau air dalam kondisi surut.

“Setelah banjir surut warga bisa menghubungi contact center PLN 123 untuk di nyalakan kembali. Pastikan keadaan elektronik dan jaringan liatrik dalam kondisi kering,” pungkasnya. (Ndi/Aha)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed