oleh

Hasan Basri: Sukses Gernas UMKM Bangkit Dideklarasikan Bersama Wagub Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum

JAKARTA, Beritapublik.co.id – Wakil Gunernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum hadir dan membuka acara Gerakan Nasional UMKM Bangkit di Jawa Barat, turut hadir pada acara Gernas UMKM yaitu Ketua Umum Teguh Anantawikrama, Ketum Kadin Provinsi Jabar, Kadin Kota Bandung, Pelaku UMKM dan Ketua Pelaksana UMKM Bangkit Hasan Basri. (27/11).

Uu menyampaikan peran UMKM sangat penting untuk penguatan ekonomi Indoensia, berharap hadirnya gerakan UMKM ini manapu membangkitkan kembali UMKM pasca Pandemi Covid-19. Dia mengklaim ekonomi Jabar terus meningkat di tengah pandemi COVID-19 ini.

“Tren positif untuk ekonomi setelah pandemi ini sangat luar biasa. Jadi kami ada angin segar, tapi ini harus didorong oleh 27 kepala daerah. Optimismenya para pelaku usaha, terutama UMKM, menyebar di seluruh Jawa Barat,” ucap Uu.

Selain itu, Ketua Pelaksana Gerakan Nasional UMKM Bangkit, Hasan Basri menyampaikan, gerakan ini murni sebagai gerakan sosial untuk membangkitkan lagi iklim usaha UMKM yang masih terus tertekan akibat Pandemi COVID-19 hingga saat ini.

“Saat ini berbagai macam kebutuhan manusia telah banyak menerapkan dukungan internet dan dunia digital, karena itu perlu ada terobnosan dan gerakan yang membantu pada ranah UMKM,” ujarnya.

Selaras dengan intruksi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di sampaikan dalam forum KTT APEC Business Advisory Council (ABAC) Dialogue with Economic Leaders secara virtual dari Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (11/11).

Berbicara pada sesi yang mengangkat topik inklusivitas dan keberlanjutan, Presiden Jokowi menyampaikan dua fokus untuk mengatasi tantangan terkait hal tersebut. Salah satunya berfokus pada peningkatan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mempercepat pemulihan ekonomi inklusif.

Menurutnya, bergeraknya UMKM tidak hanya menjadi jaring pengaman bagi masyarakat penghasilan rendah, namun juga menyerap tenaga kerja yang sangat besar. “Tahun 2019, UMKM berkontribusi terhadap 52 persen PDB Asia Pasifik dan berhasil menyerap 50 persen tenaga kerja.

BACA JUGA :  Lika-Liku Perjalanan Karier Politisi PAN Reni Fitriani

Di Indonesia, 64 persen pelaku UMKM adalah perempuan. Artinya, memberdayakan UMKM di Indonesia juga memberdayakan perempuan,” ungkap Presiden. Presiden juga menegaskan bahwa peningkatan inklusi keuangan merupakan prioritas. Di tahun 2021, Indonesia memberikan pinjaman lunak dan bantuan lebih dari USD4 miliar bagi 17,8 juta UMKM dan usaha kecil perorangan yang terdampak pandemi.

Selain itu, Indonesia juga terus bekerja keras mendukung transformasi digital UMKM selama pandemi. Sebanyak 8,4 juta UMKM di Indonesia telah memasuki ekosistem digital, termasuk 54 persen UMKM perempuan.

“Digitalisasi UMKM di kawasan Asia Pasifik akan makin cepat didukung oleh pembangunan infrastruktur digital, perluasan konektivitas digital secara inklusif, dan peningkatan literasi digital pelaku UMKM,” imbuhnya.

Founder Milenial Talk Institute (MTI Indonesia) menjelaskan, pada acara gerakan ini insya allah akan dibuka oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bapak Sadiaga Uno dan bebrapa tokoh nasional kepala daerah, Kadin dan pelaku UMKM. (Ndi/Mat)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed