oleh

Menteri Suharso Bahas Sejumlah Kerjasama dengan Duta Besar Amerika Serikat

JAKARTA, Beritapublik.co.id – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa menerima audiensi virtual Duta Besar untuk Amerika Serikat Sung Yong Kim, Rabu (01/12).

Pertemuan membahas tentang perkembangan kerja sama pemerintah Indonesia dengan USAID. Kerja sama Indonesia dan Amerika Serikat (melalui USAID) untuk periode 2020-2024 telah ditetapkan dalam dokumen kerjasama yang diberi nama Bilateral Development Cooperation Framework (BDCF).

BDCF merupakan salah satu instrumen dalam kemitraan komprehensif antara Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat.

Kerjasama ini memiliki 4 fokus utama. Pertama, penguatan tata kelola yang demokratis. Melalui proyek INTEGRITAS (Indonesia Integrity Initiative), CEGAH, dan KOLABORASI (Papua Collaborative Governance Initiative).

Kedua, peningkatan pertumbuhan ekonomi inklusif, antara lain melalui proyek YEP (YouthWin through Economic Participation), JAPRI (Jadi Pengusaha Mandiri), Inisiatif Kemitraan Pendidikan Tinggi, Kegiatan Pendukung Pertumbuhan Ekonomi, dan Kegiatan Promosi Keuangan Campuran, Kegiatan Lingkungan Pendukung Sektor Swasta (PSE2).

Ketiga, peningkatan pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan, antara lain melalui proyek BIJAK (Bangun Indonesia untuk Jaga Alam Demi Keberlanjutan), SEGAR (Sustainable Environmental Governance Across Region), SINAR (Sustainable Energy for Indonesia’s Advancing Resilience), Energy Utility and Regulatory Partnership Program, Urban Water, Sanitation, Solid Waste, and Hygiene Program dan Climate Change Adaptation Program).

Keempat, penguatan kesehatan publik, antara lain melalui proyek aksi untuk mengakhiri penyakit tropis yang terabaikan, program dukungan polio dan tuberculosis, program kesehatan ibu dan anak, dan program penguatan sistem kesehatan. (Ndi/Hum)

BACA JUGA :  RINDU Minta Relawan dan Kader Pendukungnya Untuk Memenangkan Pilkada 2018

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed