LAMPUNG, Beritapublik.co.id – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadikan nilai-nilai Ramadan sebagai fondasi dalam bekerja dan melayani masyarakat.
Hal tersebut disampaikan saat Halal Bihalal Pemerintah Provinsi Lampung 1447 Hijriah bersama ASN dan instansi vertikal di Halaman Kantor Gubernur Lampung, Bandarlampung, Senin (30/03).
Menurut Gubernur Mirza, Ramadan telah melatih umat Islam untuk bersabar, ikhlas, dan disiplin. Nilai-nilai itu tidak boleh berhenti setelah Ramadan berakhir, tetapi harus tercermin dalam sikap dan kinerja sehari-hari.
“Jika selama Ramadan kita belajar sabar, ikhlas, dan disiplin, maka setelah Ramadan kita harus menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Gubernur Mirza.
Ia menegaskan, ukuran keberhasilan ibadah puasa terlihat dari perubahan perilaku setelah Ramadan. Ketika nilai-nilai kebaikan tetap terjaga, itulah tanda ibadah memberi dampak nyata.
Dalam konteks ASN, nilai tersebut harus diwujudkan melalui kedisiplinan, kejujuran, ketulusan dalam melayani, serta keadilan dalam mengambil keputusan demi kepentingan masyarakat.
Gubernur Mirza juga mengingatkan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong yang tumbuh selama Ramadan. Ia menekankan bahwa keberhasilan pemerintahan hanya bisa dicapai melalui kolaborasi antarlembaga, baik antar-OPD maupun dengan instansi vertikal seperti TNI dan Polri.
“Mari hilangkan ego sektoral, perkuat koordinasi dan kolaborasi. Kita harus menjadi tim yang solid dan berjuang bersama untuk rakyat Lampung,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Mirza turut mengapresiasi dedikasi jajaran kepolisian, TNI, dan instansi vertikal lainnya yang telah menjaga keamanan dan ketertiban selama Ramadan hingga arus mudik dan arus balik Lebaran.
“Kehadiran aparat di lapangan adalah bukti nyata negara hadir untuk melayani dan melindungi masyarakat,” ujarnya.
Di akhir sambutan, Gubernur Mirza menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah serta permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Lampung. (Ndi/Rs)










Komentar