oleh

Menteri Suharso: Pembangunan Ibu Kota Baru Mesti Menjawab Visi Bangsa Indonesia

JAKARTA, Beritapublik.co.id – Pemerintah beserta DPR dan DPD telah sepakat bahwa perencanaan dan pembangunan ibu kota yang baru harus dapat menjawab visi jangka panjang bangsa Indonesia.

Demikian dijelaskan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa saat berbincang bersama disalah satu kantor redaksi media, Selasa (25/01).

Dalam kesempatan itu, Menteri juga mengungkapkan tahapan pembangunan IKN. Menurutnya, penahapan dalam pembangunan IKN dIsusun untuk menggambarkan pembangunan jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang untuk mencapai Visi Indonesia 2045.

“Secara garis besar, tahapan pembangunan IKN mengikuti periodisasi RPJMN dalam 5 tahapan pembangunan, tahap 1 dari tahun 2022 hingga 2024, tahap 2 dilakukan dari tahun 2025 hingga tahun 2029, tahap 3 dilakukan dari tahun 2030 hingga 2034, tahap 4 dari tahun 2035 hingga 2039, dan tahap 5 dari tahun 2040 hingga tahun 2045,” ujar Menteri.

Menteri mengatakan, proses penahapan juga mempertimbangkan sasaran pembangunan serta seluruh proses yang diperlukan, termasuk kesiapan lokasi dan sumber daya yang diperlukan untuk pembangunan IKN.

Adapun tahapan pembangunan yang telah pemerintah siapkan antara lain sebagai berikut. Pertama, kelengkapan regulasi yang memungkinkan perluasan partisipasi swasta dan masyarakat dlm pembangunan IKN.

Kedua, pembebasan dan pematangan lahan. Ketiga, pembangunan infrastruktur dasar, perumahan, perkantoran, dan pengembangan kawasan yang ditargetkan mulai beroperasi secara bertahap dan diikuti oleh pemindahan ASN, TNI, Polri beserta keluarga mulai tahun 2024. Keempat, pengembangan industri dan pusat pertumbuhan ekonomi di KIKN dan kawasan lainnya. (Ndi/Rs)

BACA JUGA :  Penuhi Kebutuhan Keluarga, Global Zakat ACT Bekasi Buka Layanan Zakat

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed