KOTA BEKASI – Ratusan Siswa – siswi Sekolah Menengah (SMA) Negeri 17 Kota Bekasi melakukan aksi Demontrasi dengan membentangkan karton bertuliskan ‘Sekolah Surga Pelajar bukannya !!Koruptor!!’, aksi dilakukan dipelataran sekolah SMA Negeri 17 Kota Bekasi, Jumat (28/9).
Ketua Majlis Perwakilan Kelas (MPK) SMA Negeri 17 Kota Bekasi, Raihan mengungkapkan, merasa kesal dengan kepala sekolah karena dianggap tidak transparan dalam pendanaan kegiatan sekolah.
“Bahkan sering terjadi mis komunikasi kepala sekolah dengan dewan guru dan bahkan dengan kami (siswa) saat kegiatan sekolah, terakhir kegiatan yang dilakukan yaitu batara, bilangnya begini tapi datengnya kayak gini dan bahkan disuruh bayar. Nah ini yang amat sangat disayangkan karena berbeda dengan kepemimpinam kepsek terdahulu yang setiap kegiatan siswa tidak dimintai biaya,” ungkapnya.
Dia juga menjelaskan, apa yang kami lakukan hari ini adalah ungkapan keprihatinan terhadap kepemimpinan kepsek.
“dengan membentangkan bujur putih dan tanda tangan dari siswa – siswi dan bahkan tanda tangan para guru – guru,” ujarnya.
Sementara Kepala Sekolah SMA Negeri 17, Waluyo mengatakan aksi yang dilakukan oleh para siswa – siswi disekolah bukanlah bentuk protes atas kemauan siswa sendiri tapi ada yang memprovokasi dan bahkan dia mengklaim bahwa anak – anak dicekoki informasi yang tidak benar.
“Saya sangat menyayangkan sikap dan tindakan dari para guru – guru yang telah memprovokasi para anak didiknya untuk melakukan aksi,” terangnya.
Waluyo menduga terjadinya aksi hari ini tidak ada kaitannya dengan para peserta didik. Dia menduga karena ada kekecewaan diinternal guru terkait penugasan guru dengan adanya roling tugas tambahan.
“seolah – olah saya lebih memprioritaskan guru baru padahalkan sesuai dengan kinerja masing – masing guru,” ungkapnya. (Ben)









