KOTA BEKASI – Pelestarian budaya, khususnya di Bekasi harus menjadi perhatian serius yang harus dilakukan. Pasalnya Bekasi kaya akan kesenian tradisionlnya, tak dipungkiri dengan pesatnya arus globalisasi dapat mengerus kebudayaan lokal jika tidak di jaga dan dilestarikan, hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi Heri Koswara.
“Akulturasi sesuatu yg niscaya, oleh karenanya perlu bekal ilmu untuk generasi ke depan, agar mampu menyaring dan bersaing dengan yg lain,” terang Heri Koswara kepada Beritapublik.co.id saat menghadiri pagelaran budaya Betawi, Sabtu (5/8).
Perkembangan Kota Bekasi, lanjutnya juga tidak bisa terlepas dari peranan pemuda dalam melestarikan budaya dan adat istiadat daerah. Bahkan, kebiasaan mengaji dan mencari ilmu juga harus dipertahankan.
“Betawi kalau ingin maju kudu rukun, kudu bisa ngaji,” ungkap Herkos yang juga sebagai putra asli daerah.
Sebagai calon Walikota Bekasi yang berlatar belakang keluarga Betawi. Sangat mengapresiasi. Tidak hanya itu dia juga katakan pemerintah juga harus mendukung agar kekayaan budaya Betawi, khususnya di Kota Bekasi bisa tetap lestari.
“Kita memang berkomitmen untuk mempertahankan, dan mengembangkan budaya lokal. Salah satunya dengan terbitnya Perda 07/2017,” terangnya.
Sekedar diketahui, kegiatan pagelaran budaya lebaran betawi, dimulai pukul 08.00 WIB hingga malam hari. Acara yang didukung oleh berbagai komunitas budaya dan organisasi kemasyarakatan ini menampilkan kesenian Betawi diantaranya ngarak barong, pawai budaya, tari topeng, tanjidor, pencak silat, kuliner betawi, ngaduk dodol, ondel-ondel, hingga bazaar. (Niel).










Komentar