KOTA BEKASI – Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi hadir dalam acara Kumpul Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kecamatan Bekasi Timur.
Turut hadir Camat Bekasi Timur, Gutus Hermawan bersama Sekretaris Kecamatan Bekasi Timur, Fitri Widyanto dan para Lurah se Kecamatab Bekasi Timur.
Program Kartu sehat berbasis NIK akan berlaku kepada warga Kota Bekasi yang telah memiliki E-KTP dan sudah masuk data di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil baik pusat maupun Kota Bekasi, sehingga warga terjamin mengenai kesehatan saat ia membutuhkan, dijamin bebas biaya tanpa adanya rujukan dan proses.
Wali Kota Bekasi dalam sambutannya menegaskan pada tahun 2018 yakni RT dan RW akan naik insentifnya, para kader Posyandu juga naik menjadi 500 ribu rupiah, ditegaskannya linmas Wilayah akan diberikan insentif 500 Ribu dan tambahan 10 kilo Beras untuk kebutuhan di rumahnya, dan pastinya kerja harus lebih giat untuk pengamanan di wilayahnya masing masing.
“Untuk membantu meringankan para Linmas dalam biaya perbulannya untuk kebutuhan, sehingga ia tak usah memikirkan lagi mengenai cari uang untuk nasi, tinggal dipikirkan mencari kebutuhan lain untuk keluarga,” terangnya.
“Linmas Wilayah yang akan membantu peran para lurah dan camat di wilayah harus benar benar diperhatikan, begitu juga dengan 3 pilar Wilayah hatus tetap berkoordinasi untuk jaga keamanan wilayahnya” tambahnya.
Ditempat yang bersamaan Gutus Hermawan mengatakan, ini menjadi bentuk kepedulian Walikota Bekasi terhadap linmas, dia juga berharap dengan adanya KS-NIK semoga warga masyarakat dapat menikmati pasilitas pelayanan pemerintah.
“Memang menjadi kepedulian pimpinan dalam hal ini walikota dapat secara langsung memberikan KS-NIK kepada linmas,” ujarnya.
Sekedar diketahui, sebelumnya kecamatan Bekasi Timur mendatangi rumah rumah warga untuk memberikan pelayanan yang ekstra seperti memberikan E-KTP, Kartu Keluarga KS-NIK dan Akte Kelahiran. (Nil)










Komentar