KOTA BEKASI – Keputusan koalisi reuni (Gerindra, PKS dan PAN) pada pilgug Jawa Barat 2018 mendapat respon positif dari masyarakat Kota Bekasi.
Ketua ICMI Kota Bekasi, Hans Muntahar mengatakan, mayoritas umat Islam Kota Bekasi berharap koalisi reuni juga terbentuk pada Pilkada Kota Bekasi 2018.
“Sebagian besar masyarakat Kota Bekasi berharap koalisi reuni tersebut bisa turun juga ke Kota Bekasi,” kata Hans Muntahar, ketua ICMI Kota Bekasi saat dihubungi melalui sambungan seluler pada, Jumat (29/12).
Menurutnya, dengan terbentuknya koalisi reuni di Kota Bekasi selain menjadi alternatif bagi umat Islam juga memberikan suasana yang dinamis karena banyak pilihan.

“hal ini selain harapan umat Islam juga untuk memberikan suasana Pilkada yang dinamis. Karena jika Koalisi Reuni tersebut bisa terjadi maka akan ada beberapa Pasangan yang mempunyai kesempatan yg sama dan menjadi Pilkada yg menarik,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan Jawara Bekasi Damin Sada, ia berharap koalisi reuni bisa terbentuk di Kota Bekasi, menurutnya jika koalisi tersebut terbentuk akan menjadi poros baru yang memiliki potensi menang melawan petahan Rahmat Effendi.
“ya harapan saya koalisi Gerindra, PKS dan PAN terjadi dikota Bekasi sebagai poros tengah yg akan menjadi kuda hitam,” tukasnya.
Terkait popularitas dan elektabilitas Rahmat Effendi yang saat ini masih berada dipuncak menurut beberapa lembaga survei.
Menanggapi hal tersebut Damin mengungkapkan, akan berbeda ceritanya ketika koalisi reuni terbentuk. Mayoritas ulama kota bekasi akan mendukung.
“saya yakin kalau ada poros tengah dan yang mewakili kalangan nasionalis dan religius akan lain. 60 persen ulama Kota Bekasi akan mendukung, kita akan menang karena akan terjadi pilwalkot rasa pilgub DKI Jakarta,” ujarnya.
Untuk mendorong koalisi tersebut, dalam waktu dekat ia akan menemui pimpinan tiga partai tersebut untuk menyatukan persamaan.
“Insya Allah akan saya konsolidasikan partai-partai tersebut secepatnya,” pungkasnya. (Nil)






