Membangun Karakter Anak, SMKN 6 Kota Bekasi Deklarasi Sekolah Ramah Anak

Membangun Karakter Anak, SMKN 6 Kota Bekasi Deklarasi Sekolah Ramah Anak
Deklarasi Sekolah Ramah Anak

KOTA BEKASI – Untuk membangun karakter dan prilaku anak menjadi santun dan bermatabat, SMKN 6 Kota Bekasi melakukan Deklarasi Komitmen Sekolah Ramah Anak
bertempat dilapangan sekolah SMKN 6 Kota Bekasi, pada Jumat (3/8).

Penandatanganan deklarasi ini dihadiri Heri Pansila Prabowo, mewakili Disdik Provinsi Jawa Barat. Acara Deklarasi diawali dengan aksi penampilan kreatifitas
dari siswa/i yang menunjukkan kalau anak bisa diberikan kebebasan mengeksplore kreatifitas selama hal tersebut baik untuk anak.

Perwakilan Disdik Provinsi Jawa Barat, Heri Pansila Prabowo mengungkapkan, nampak terlihat anak-anak

mampu memberikan yang terbaik dalam penampilannya. Di Jawa Barat sendiri ada sekitar kurang lebih delapan ratus ribu lulusan smp se Jabar dan hanya lima ratus lima puluh ribu yang bisa diterima di sma/smk negeri maupun swasta.

“Jadi masih tersisa dua ratus lima puluh ribu siswa yang tidak bisa melanjutkan ke sma/smk baik negeri maupun swasta yang juga dikelola langsung oleh provinsi Jawa Barat. Bapak-ibu harus bersyukur karena anak-anaknya masih diberikan kesempatan untuk bisa melanjutkan pendidikan di smk negeri 6 ini,” ungkapnya.

Dalam Deklarasi untuk mewujudkan sekolah ramah anak, Sambung Heri juga harus melibatkan peranan guru dan orang tua sangatlah penting, jangan sampai disekolah guru sudah deklarasi tidak melakukan kekerasan tetapi dirumah orang tua masih memarahi anak, jangan sampai nanti anak ini lebih nyaman kesekolah daripada dirumah.

“Nah kalo bisa bapak-ibu disini bisa menciptakan rumah ramah anak agar anak juga betah dan nyaman
dirumahnya,” harapnya.

Sementara itu Kepala sekolah SMKN6 Ibu Dyah Sulistiyaningsih, selain mendeklarasikan Sekolah Ramah Anak, SMKN6 juga sudah membuka sekolah gratis untuk masyarakat tidak mampu dan putus sekolah. Mereka nantinya dididik di jurusan Teknik Komputer. Program sekolah gratis sudah berjalan 2 tahun yang lalu dengan jumlah murid sebanyak 34 orang.

“Bagi masyarakat yang tidak mampu silakan daftar sekolah gratis di smkn 6 dengan syarat mempunyai ijazah SMP/MTS ataupun paket B boleh mendaftar dgn usia maksimal 21th, bebas warga mana saja yang ingin melanjutkan pendidikan,” Kata dyah.

Dyah juga berharap setelah deklarasi ini semua sebagai pendidik harus melayani anak-anak seperti anak sendiri, jadi kita harus jadi orangtua anak-anak disekolah.

“Jika kita melayani anak dengan baik insya Allah kita akan dilayanin dengan baik oleh anak. Jadikan sekolah dan rumah menjadi tempat ternyaman bagi anak,” pungkasnya. (Ros)

Tags: , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.