Dianggap Tidak Transparan, Pembangunan Sumur Artesis di Soal

Dianggap Tidak Transparan, Pembangunan Sumur Artesis di Soal

KOTA BEKASI – Pembangunan proyek Sumur Artesis yang dilakukan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi, disoal lantaran tidak adanya ‘Papan Proyek’ pembangunan Sumur Artesis.

Ketua Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (LKPK) DPC Kota Bekasi, Rian mengungkapkan, pembangunan sumur Artesis setelah kami lakukan kroscek dilapangan tidak terlihat papan proyek dilokasi kegiatan yang sedang berjalan.

“Kami menduga ada unsur sengaja yang dilakukan oleh Disperkimtan Kota Bekasi dan pelaksana proyek untuk tidak memasang ‘Papan Proyek’ pembangunan sumur artesis,” kata Rian, Selasa (9/10).

Menurutnya, papan nama proyek harus dipasang agar masyarakat tau anggaran darimana dan berapa nilai anggaran yang diserapnya.

“Dan ini sudah jelas melanggar UU Nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik (KIP). Seharusnya pihak pelaksana dan Disperkimtan Kota Bekasi jangan mengabaikan Papan Proyek supaya masyarakat bisa melihat berapa biaya yang dikucurkan untuk pembangunan sumur artesis tersebut,” ungkap Rian.

Lebih lanjut sambungnya, apalagi informasi yang kami dapati pembangunan sumur artesis adalah Bandek DKI yang menghabiskan anggaran dua Milyar buat kepentingan masyarakat yang terdampak TPST Bantargebang.

“jadi jangan sampai anggaran yang cukup besar tidak transparan dalam pembangunan sumur artesis di setiap titik lokasinya,” jelasnya.

Menurutnya, Sumur Artesis untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga yang terdampak Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu TPST bantar gebang yang meliputi Kelurahn Cikiwul, Kelurahan Ciketingudik dan Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi. (Kal)

Tags: , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.