KOTA BEKASI – Menyambut Hari Sumpah Pemuda Paguyuban Braya Kampoeng Sawah helat makan bareng sebagai wujud kebersamaan, saling melepas rindu dan mempererat talisilaturahmi sesama anggota.
Demikian dikatakan ketua pelaksana kegiatan makan bareng, Ronald Mula Yunsen saat ditemui di Kp. Rawa gede kulon Kecamatan Pondok Melati Kota Bekasi Jawa Barat, Sabtu, (27/10).
“Ini menjadi sebuah kado manis dalam menyambut Hari Sumpah Pemuda, dimana segala perbedaan dan keberagaman dilebur menjadi satu,” ujarnya.
Satu dalam hal ini, kata Ronald yaitu Satu Bangsa, Satu Bahasa, Satu Tanah Air, dan menjadi pembawa pesan damai dalam semangat persaudaraan.
“Semangat ini dapat mempererat Persatuan dan Kesatuan bagi masyarakat dan anak – anak Bangsa di seluruh penjuru tanah air,” ujarnya.
Dia berharap, mudah mudahan melalui persaudaraan ini akan membawa hal – hal yang bermanfaat dan lebih baik. Mengikatkan, mengeratkan tali persaudaraan yang memang sudah sejak dahulu ada di Kampoeng Sawah.
“Oleh karena itu mari jaga persaudaraan perkuat talisilaturahmi kepada anak anak bangsa bahwa disini kita satu, kita kampoeng sawah kita bineka tunggal ika,” pungkasnya.
Ditempat bersamaan tokoh masyarakat Kampoeng Sawah, Matheus Nalih Ungin mengungkapkan, ada tiga hal yang patut dijaga sehingga Kampoeng Sawah tetap rukun.
“Yaitu No Sara, No Pornografi dan No Politik,” pungkasnya. (Nal)









