oleh

FGD Distaru, Pepen Berharap Mampu Memberikan Gagasan Yang Konstruktif

KOTA BEKASI – Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bekasi menggelar kegiatan Forum Group Discussion (FGD) mengusung tema “Potensi, Tantangan dan Prospek Penataan Ruang Kota Bekasi” yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Santika Megacity Bekasi (HSMB), Selasa (19/2).

Hadir pada kegiatan tersebut Wali Kota Bekasi, Dr Rahmat Effendi, Kepala Dinas Tata Ruang Kota Bekasi, Kepala Bagian Humas Kota Bekasi, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi beserta Camat dan Sekretaris Camat se Kota Bekasi.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi yang biasa disapa Bang Pepen mengungkapkan, sangat mengapresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang sangat strategis tersebut.

“Pertumbuhan dan perkembangan suatu wilayah dilatarbelakangi oleh berbagai, potensi,tantangan dan prospek penataan ruang, aspek kehidupan, seperti perkembagan jumlah penduduk, kemajuan ilmu pengetahuan, dan teknologi,” ujar orang nomor satu di Kota Patriot tersebut.

Lanjut dia, faktor-faktor tersebut membawa perubahan terhadap bentuk keruangan wilayah baik secara fisik maupun non fisik melalui kegiatan manusia.

“Harus direncanakan dan harus dipikirkan dari sekarang. Perubahan tersebut apabila tidak ditata dengan baik akan mengakibatkan perkembangan yang tidak terarah dan mengalami penurunan kualitas ruang, harus berfikir jauh kedepan,” jelasnya.

Menurutnya, pemerintah memiliki wewenang dalam pelaksanaan penataan ruang wilayah yang meliputi perencanaan tata ruang wilayah kota.

“Penyusunan tata ruang dilakukan berdasarkan kaidah-kaidah perencanaan yang mencakup asas keselarasan, keserasian, keterpaduan, kelestarian, keberlanjutan serta keterkaitan antar wilayah baik didalam daerah itu sendiri maupun dengan daerah lainnya, dalam hal ini harus terintegrasi,” terang Wali Kota Bekasi.

Dalam proses yang dinamis ini, mengandung pengertian bahwa dalam proses mewujudkan tujuan rencana tata ruang dan menjawab tantangan prospek kedepannya.

Pihaknya sangat berharap, penyelenggaraan FGD mampu memberikan gagasan yang konstruktif sehingga rencana tata ruang wilayah menjadi lebih rasional dan terarah.

BACA JUGA :  Forjas Gelar FGD Pendidikan Politik Anggaran dan Kebijakan untuk Jurnalis pada Pemerintah Daerah

“Agar mencapai rencana tata ruang wilayah yang diharapkan, untuk mewujudkan peradaban yang lebih baik lagi,” pungkasnya. (Adv)

News Feed