oleh

Suasana Idul Fitri, Ketua DPW IPI Kalsel Serukan Persatuan dan Kesatuan Umat

KALIMANTAN, Beritapublik.co.id – Ketua Dewan Pengurus Wilayah Ikatan Pesantren Indonesia Kalimantan Selatan (DPW IPI Kalsel), KH. M. Mukri Yunus menyerukan tentang pentingnya persatuan dan kesatuan umat demi terciptanya kehidupan masyarakat yang tentram, aman dan damai dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Hal itu disampaikan KH. M. Mukri Yunus yang juga sebagai Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Hijrah Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan dalam sambutannya di acara Halal Bihalal keluarga besar Ponpes Nurul Hijrah dengan Ikatan Pesantren Indonesia Se-Kalimantan Selatan.

“Suasana Idul Fitri ini marilah kita saling memaafkan atas segala khilaf dan salah. Apalagi baru saja kita mengikuti Pilpres dan Pileg. Kita lupakan perbedaan, kita saling memaafkan, dan kita jalin lagi persatuan dan kesatuan,” kata KH. M. Mukri Yunus kepada redaksi Beritapublik.co.id, Selasa (11/06).

Sementara itu, ditempat yang sama Bupati Tanah Laut, H Sukamta dalam sambutannya juga mengatakan, Bupati dan Forkompinda Kabupaten Tanah Laut menyampaikan rasa ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada masyarakat Kabupaten Tanah Laut.

“Karena telah menjaga keamanan, persatuan dan kesatuan, sehingga Pileg dan Pilpres 2019 berjalan dengan kondusif,” ucapnya

Selain itu, hadir juga Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalsel , Pimpinan Bank Kalsel, Pimpinan Bank Mandiri beserta staf masing – masing, juga pengurus Ikatan Pesantren Indonesia dan utusan pondok pesantren di Kalimantan Selatan.

Dalam ceramah nya Prof. Dr. H. Hafiz Azhari, MA menyampaikan Islam bisa berkembang dan diterima oleh semua semesta alam, karena Islam adalah Rahmatan Lil alamin, rahmat bagi semesta alam. Prof Hafiz juga mencontohkan tauladan Nabi Muhammad SAW yang tetap santun dan berbuat baik meskipun di hujat, di maki, di fitnah.

BACA JUGA :  Bekasi Fashion Week 2019 Akan Hadir di The Oval Summarecon Mall Bekasi

“Sikap lemah lembut, simpatik inilah yang bisa menyentuh hati sanubari hambanya. Sebagai umat Islam kita harus memiliki Emotional Question selain Intelectual Quedtion dengan menauladani sikap Nabi Muhammad SAW,” ujar Prof. Dr. H. Hafiz Azhari, MA yang juga Guru Besar UIN Antasari.

Kegiatan turut dihadiri warga sekitar ponpes dan jamaah Majelis Kyai Mukri dan juga hadir dalam acara tersebut Kapolda Kalsel yang diwakili Kombes Tata Kabid Humas Polda Kalsel, Danrem 101 Antasari, Kapolres, Dandim, MUI , Kemenag Tanah Laut. (Mon/Mat)