oleh

Wali Kota Bekasi Terima Penghargaan Apresiasi Pembinaan Proklim 2019 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI

KOTA BEKASI, Beritapublik.co.id – Pemerintah Kota Bekasi menerima penghargaan apresiasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia sebagai Daerah yang telah menetapkan kebijakan peraturan serta pembinaan dan pendampingan melaksanakan program kampung iklim (proklim) yang menjadi kontribusi nyata Pemerintah Daerah dalam pengendalian perubahan iklim di Indonesia.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Siti Nurbaya serahkan penghargaan ke enam Gubernur dan 44 Kepala Daerah Kabupaten/Kota, salah satunya Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi karena telah menjadi pembina untuk program Iklim Kota Bekasi, ada 4 percontohan proklim yaitu Proklim Perumahan Nasio, Proklim RW 011 Kelurahan Pekayon Jaya Kecamatan Bekasi Selatan, Proklim RW 13 Suryamandala Kelurahan Marga Mulya Kecamatam Bekasi Utara, dan Proklim RW 20 Kelurahan Margahayu Kecamatan Bekasi Timur.

Di dampingi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Yayan Yuliana, Kabid Penataan Lingkungan, Ahmad Shovie, Camat Bekasi Selatan, Tajudin, dan Camat Bekasi Utara, Lukmanul Hakim.

Festival iklim 2019 yang diselenggarakan di auditorium manggala wanabakti KLHK, dengan adanya perubahan iklim yang sudah melewati ambang batas aman maka selayaknya kampanye perbaikan iklim yang mendorong elemen masyarakat baik secara langsung maupun melalui gerakan komunitas peduli lingkungan dan tentunya dukungan pemerintah daerah dengan pencanangan langsung aksi untuk iklim Indonesia lebih baik seperti gerakan proklim ini.

Menteri LHK RI, Siti Nurbaya mengungkapkan, dengan adanya proklim ini dari KLHK diharapkan untuk bisa pertahankan ekonomi dan ekosistem serta iklim untuk menjadi target nasional, dengan mengusung tema “Emisi Menurun Indonesia Maju Pertahanan iklim”.

 

“Melalui kampanye perubahan Iklim menjadi ajang penting untuk kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, menginformasikan upaya aksi adaptasi yang dilaksanakan oleh beberapa mitra, investor, pemilik perusahaan dan juga Pemerintah Daerah di tiap wilayah untuk mempelajari dan menerapkan program nasional ini,” kata wanita yang akrab disapa Siti ini, Rabu (2/10).

 

BACA JUGA :  Wali Kota Bekasi Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Untuk rangkaian kampanye yang sejak awal  bulan Agustus 2019 lalu, gebrakan pertama 16 agustus 2019 di Gelora Bung Karno, dan merangkul para milenial youth untuk bincang iklim, juga pada car free day dengan adaptasi changes of iklim, dan tepat pada hari pertama dan dua hari kedepan telah dipamerkan beberapa perkembangan Kota dan Kabupaten menggelar beberapa stand untuk bisa para pengunjung datang mempelajari teknik teknik program Iklim di 2019.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengucapkan terima kasih kepada para penggerak Program Iklim yang ada di 4 wilayah Kota Bekasi, tentunya harapan adalah semua bisa menjadi promotor dan penggerak di 56 Kelurahan di Kota Bekasi, sehingga proklim ini bisa berjalan sesuai target nasional, akan tetapi kita uraikan dan rapihkan satu persatu terlebih dahulu faktor pendukung korelasi mulai dari masyarakat sebagai penyumbang sampah lalu ke bank sampah, penataan air dan sanitasi, dan termasuk Program Iklim ini seperti gerakan penanaman pohon baik keras maupun hias, penggunaan freon non CFC, meminimalisir gerakan rumah kaca dan semua itu sudah tertuang dalam surat edaran Nomor.60.I/1440.SE/DinasLH sebagai wujud kehadiran pemerintah yang bersinergitas dengan masyarakat dan komunitas peduli lingkungan, semoga bisa berjalan sesuai harapan dan tidak terkendala. (ADV/HUMAS)