oleh

Stok BBM dan LPG Aman, Pertamina Tetap Layani Masyarakat untuk Perhatikan Kesehatan Garda Depan Pendistribusian

JAKARTA, Beritapublik.co.id – Di tengah merebaknya Virus Corona atau COVID-19 yang disikapi pemerintah melalui kebijakan karyawan bekerja di rumah, dan sekolah diliburkan selama 14 hari, Pertamina tetap melakukan aktivitasnya dalam memenuhi kebutuhan energi masyarakat serta memastikan stok BBM dan LPG aman.

Unit Manager Comrel & CSR Marketing Operation Region III, Dewi Sri Utami mengatakan, sebagai penyaluran BBM dan LPG di wilayah Banten, DKI dan Jawa Barat, masih tetap dipantau, guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

 

“Kami mengimbau masyarakat untuk tenang, pasalnya stok BBM dan LPG aman. Pertamina juga tengah menyiapkan strategi penyaluran apabila sewaktu-waktu diperlukan tambahan pasokan. Hingga saat ini, Pertamina tetap memberikan pelayanan untuk kebutuhan energi masyarakat serta mengedepankan kondisi kesehatan juga stamina para pejuang energi di lini terdepan,” paparnya.

 

Namun, ada beberapa hal yang dilakukan dalam menjalankan tugasnya, Pertamina tetap menerapkan SOP seperti pengukuran suhu pekerja operasi yang akan melaksanakan tugasnya, membekali seluruh petugas SPBU dengan masker dan penyediaan hand sanitizer, secara bertahap.

Petugas yang berkaitan dengan operasional seperti pekerja di Terminal BBM, Depot LPG, awak mobil tangki tetap bekerja sebagaimana mestinya, melalui pengaturan jam kerja dan memudahkan akses transportasi dengan sistem penjemputan.

Sampai dengan minggu ke-1 Maret, penyaluran BBM di wilayah Region III Banten, DKI dan Jabar untuk jenis gasoline masih sama dengan penyaluran rata-rata setiap bulan yakni berkisar 26,5 ribu KL/hari. Sementara, untuk jenis gasoil rata-rata mencapai 9.500 KL/hari.

Kendati demikian, penyaluran LPG sampai minggu ke-1 Maret, mencapai hampir 6000 MT/hari, yang meliputi LPG subsidi dan non subdisi.
Informasi lebih lanjut mengenai produk BBM & LPG serta ketersediannya, dapat menghubungi Call Center 135. (Ndi/Len)

BACA JUGA :  LSM SOMASI Minta Kejelasan Soal Pembangunan

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed